Lepas Mahasiswa KKN, Bupati Taput: Jadilah Pelopor dengan Cara Berpikir Objektif

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs. Nikson Nababan M.Si melepas 36 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Kristen IAKN Tarutung dengan topik Mahasiswa Masuk Desa "Implementasi Merdeka Belajar di Era Pandemi Covid-19", bertempat di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati, Rabu (08/09/2021).

Mediaapakabar.com
Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs. Nikson Nababan M.Si melepas 36 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Kristen IAKN Tarutung dengan topik Mahasiswa Masuk Desa "Implementasi Merdeka Belajar di Era Pandemi Covid-19", bertempat di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati, Rabu (08/09/2021).

Didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata Benny Simanjuntak, Kabag Kesra Djungjungan Silaban dan Kabag Prokopim Sasma Situmorang bersama Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Kristen IAKN Dr. Sudirman Lase, Bupati mengatakan dalam sambutannya  mendukung kegiatan tersebut untuk lebih mengenal desa wisata di Taput.


"Saya harap ada solusi dari persoalan yang akan kalian temukan di desa tempat KKN nanti, bukan hanya sekedar kritik tetapi juga harus memikirkan apa solusinya. Mahasiswa harus bisa menjadi mitra Pemerintah, jadilah sebagai pelopor pembangunan dengan cara berpikir objektif," ujar Bupati mengawali.


Bupati mengatakan adek semua pasti akan masuk satu desa dan melihat kondisi pustu, sekolah, puskesmas. Mahasiswa dan para dosen bisa memberikan dokumen hasil laporannya kepada saya, agar saya juga bisa tahu perkembangan tiap desa yang kalian teliti.


Bupati juga menjelaskan arah pembangunan yang menjadi skala prioritas dalam periode keduanya. 


"Pembangunan infrastruktur jalan merupakan prioritas utama kita. Karena ini merupakan hal yang paling penting untuk mendukung pertumbuhan perekonomian. Sektor-sektor lain juga pelan-pelan kita benahi," katanya.


Selanjutnya, Bupati juga menyatakan bahwa Taput sedang mempersiapkan data Desa Presisi berbentuk citra desa dengan resolusi tinggi. 


"Saat ini, tepatnya di Desa Sibandang Kecamatan Muara mulai dipersiapkan data presisi desa yang berisi numerik dan data deskriptif yang menggambarkan kondisi riil sebuah desa serta dapat diakses melalui aplikasi MERDESA," katanya.


"Saya harap dukungan dari adik mahasiswa semua untuk kemajuan Taput melalui Kuliah Kerja Nyata di desa-desa yang telah dipilih. Selamat bertugas buat adik sekalian, jaga diri, jaga nama baik kampus. Harus ada sesuatu yang berharga untuk dikenang dimana kalian pernah KKN," ujar Bupati mengakhiri.


Pada kesempatan sebelumnya, dalam sambutan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Kristen IAKN Dr. Sudirman Lase mengatakan IAKN memiliki 3 Fakultas, yakni FIPK (Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen), FIT (Fakultas Ilmu teologi) dan FISHK (Fakultas ilmu Sosial dan humaniora). 


FISHK terdiri dari 2 prodi yakni Prodi Pariwisata Budaya dan Keagamaan, Prodi Sosiologi Agama dan kedua prodi ini sudah Terakreditasi BAN PT namun kedua prodi ini masih belum menamatkan/belum ada alumni karena sekarang masih semester VII (Tujuh). 


"Kami sampaikan juga, dalam beberapa waktu yang lalu telah terjalin kolaborasi antara Mahasiswa Prodi Pariwisata dan Sosiologi IAKN Tarutung  dengan Dinas Pariwisata Taput," ujarnya.


"Diharapkan nantinya para alumni bisa diberdayakan oleh Industri pariwisata yang ada di kawasan Tapanuli bahkan seluruh Indonesia. Terima Kasih kepada Bapak Bupati yang berkenan untuk melepas sekaligus memberangkatkan mahasiswa KKN," ungkap Sudirman Lase. (MC/DN)

Share:
Komentar

Berita Terkini