Ini Langkah Kalapas Cegah Penyebaran COVID-19 di Lapas Kelas 1A Tanjung Gusta Medan

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas 1A Tanjung Gusta Medan, Erwedi Supriyatno.

Mediaapakabar.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Tanjung Gusta Medan berkomitmen mencegah penyebaran Covid-19 dengan tetap melaksanakan ibadah dan kegiatan olahraga untuk menumbuhkan iman dan imun tubuh.

Hal tersebut merupakan target dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas 1A Tanjung Gusta Medan, Erwedi Supriyatno yang mengharapkan tidak ada tahanan dan pegawai yang terpapar COVID-19.


Kalapas Erwedi mengatakan kepada wartawan, Rabu (1/9/2021), bahwa para tahanan yang difasilitasi rumah ibadah dan sarana olahraga yakni, Lapangan Voli, Lapangan Futsal, Bulu Tangkis, Tenis Meja dan Tenis Lapangan.


“Terus lebih baik untuk mereka (tahanan-red) untuk belajar sambil berolahraga. jika kondisi matahari pagi bagus kita anjurkan mereka untuk digunakan di lapangan olahraga,” kata Erwedi Supriyatno.


Selain itu, Erwedi yang juga memiliki Plh Kadiv PAS Kanwil Kemenkumham Sumut ini mengutarakan, para tahanan secara rutin diberikan vitamin. Ia menargetkan akan melakukan vaksinasi terhadap seluruh warga binaan yang membuka 3.113 orang.


“Sampai saat ini sudah 1.500 yang divaksin dari 3.113 tahanan sampai hari ini, jadi sudah hampir setengah. Ini semua tahanan akan kita upayakan divaksin, mudah-mudahan ada tambahan vaksin seperti kemarin sebelumnya vaksin dari Polda Sumatera Utara dan Dinas Kesehatan Kota, kedepan mudah-mudahan bisa dari Kodam,” imbuhnya.


Pimpinan tertinggi di Lapas Kelas 1A Tanjung Gusta Medan menyandang bintang di sampingnya, selain itu mensukseskan program vaksinasi, dalam kiat suksesnya terhindar dari Covid, ia rutin beribadah dan tetap memfasilitasi warga binaan untuk beribadah sesuai kepercayaan masing-masing.


Erwedi Supriyatno yang bergelar, Bc.IP, SH, MH juga turut serta melaksanakan kegiatan keagamaan dengan mengisi tausyiah di Lapas Tanjung Gusta dan mengajak warga binaan untuk selalu bersyukur dalam segala hal.


“Untuk ibadah kita tetap anjurkan dilaksanakan, tapi dengan protokol kesehatan yang baik di sini ada tempat ibadah Masjid yang sangat besar, kemudian Viara juga ada, Kuil juga ada, Gereja juga ada jadi ibadah tetap dilaksanakan agar tumbuhnya iman dan imun,” tuturnya .


demikian, Kalapas mengungkapkan, namun untuk pendeta atau ustad dari luar kita batasi, saat-saat tertentu kita memanggil mereka itu pun kita melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, sebelum mereka masuk kita tes antigen terlebih dahulu.


“Harapannya semua warga binaan tidak ada yang terpapar Covid-19 dan semua bisa divaksin. Kita juga selalu mengimbau agar warga tetap mematuhi Prokes seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak fisik,” tukasnya memilih. ( MC/DAF )

Share:
Komentar

Berita Terkini