Wakil Walikota Medan: Jabatan Kepling Harus Dipegang Orang yang Berkualitas

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Walikota Medan, Aulia Rachman dalam Rapat Evaluasi Program Kemajuan Prioritas Pemko Medan yang dipimpin Walikota, Bobby Nasution Wakil Wakil Wali Kota, H. Aulia Rachman SE, Jumat (20/8/2021) sore di Ruang Rapat I, kantor Walikota Medan .

Mediaapakabar.com
Wakil Walikota Medan, H. Aulia Rachman SE mengatakan jabatan Kepling Lingkungan (Kepling) harus dipegang oleh orang-orang berkualitas termasuk yang akrab dengan teknologi komunikasi.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman dalam Rapat Evaluasi Program Kemajuan Prioritas Pemko Medan yang dipimpin Walikota, Bobby Nasution diwakili Wakil Wali Kota, H. Aulia Rachman SE, Jumat (20/8/2021) sore di Ruang Rapat I, kantor Walikota Medan .


Selain itu, kata Aulia, Kepala lingkungan (kepling) harus mendata warga yang tinggal di wilayahnya. Data tersebut tidak termasuk yang tercantum dalam Kartu Keluarga. Lebih dari itu, dari pendataan ini diperoleh data valid antara lain tentang keluarga, warga disabilitas, juga warga yang pindah.


"Data ini penting untuk menjadi landasan kebijakan dan mendukung program yang dijalankan, seperti contoh tentang penyaluran bantuan sosial. Tepat atau tidaknya sasaran bantuan sosial ini sangat tergantung pada data yang valid dari Kepala Lingkungan," seraya meminta Kabag Tapem agar segera mendorong Camat dan Lurah realisasikan pendataan ini.


Selain itu, sambung Aulia, kalau sudah ada data yang valid, saat ada program bantuan sosial, tidak perlu lagi mendatangi rumah warga untuk meminta KK mereka. Kita tidak perlu merepotkan masyarakat lagi, karena datanya sudah ada pada kepling, kelurahan, juga kecamatan.


"Untuk itu, sampai Desember 202 ini tidak ada penunjukan kepling baru. pemberitahuan pada Desember ini Pemko Medan akan melakukan penilaian agar jabatan kepling ini dipegang orang-orang yang berkualitas, termasuk yang akrab dengan teknologi komunikasi," kata Aulia Rachman.


Pada rapat tersebut, Wakil Wali Kota juga mengingatkan Kadis PU, Zulfansyah agar melakukan percepatan untuk pembenahan infrastruktur, baik jalan maupun drainase. Dia mengingatkan, Wali Kota Medan memiliki target dua tahun untuk membenahi seluruh jalan milik Pemko Medan.


Wakil Walikota juga meminta agar Kadis PU mendata jalan-jalan provinsi di wilayah Kota Medan yang butuh perbaikan. Selanjutnya, berdasarkan pendataan ini, di layangkan surat ke Pemprovsu untuk memohon agar jalan-jalan tersebut diperbaiki.


Dalam rapat tersebut, Aulia juga mengatakan, untuk melaksanakan program prioritas, tentu dibutuhkan anggaran. Karena itu, Aulia meminta agar Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah dapat melakukan berbagai inovasi guna meningkatkan pendapatan daerah.


Aulia meminta agar Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah mengkaji upaya untuk menarik pajak dari transaksi elektronik.  


Di akhir rapat, agar hasil rapat ini ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada Asisten Setdako Medan. Selanjutnya, para Asisten akan merangkum laporan tersebut untuk disampaikan kepada Wali Kota.


Hadir dalam rapat itu antara lain Asisten Umum Renward Parapat, Plt Asisten Pemerintahan M. Sofyan, Kepala Bappeda Benny Iskandar, Kepala Dinas PU, Zulfansyah, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Suherman, dan Kabag Tata Pemerintahan Setdako Medan, Rasyid Ridho. ( MC/Arf )

Share:
Komentar

Berita Terkini