Bobby Nasution Ajak Kahiyang Ayu Jenguk dan Santuni Korban Penembakan

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menjenguk Yulius Ardi Simanungkalit di Rumah Sakit Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim Medan, Sabtu (28/8/2021).

Mediaapakabar.com
Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menjenguk Yulius Ardi Simanungkalit di Rumah Sakit Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim Medan, Sabtu (28/8/2021).

Yulius Ardi Simanungkalit yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir) menjadi korban keberingasan para perampok bersenjata api di Toko Emas Pasar Simpang Limun, Kota Medan, pada Kamis, 25 Agustus 2021.


Bobby Nasution tampak hadir bersama istrinya Kahiyang Ayu. Tampak hadir juga Kapolrestabes Kota Medan Kombes Pol Riko Sunarko. Selama kunjungan di Rumah Sakit Bhayangkara tersebut, Bobby Nasution didampingi oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara AKBP Nelson.


Pada kesempatan tersebut Bobby tampak berdialog dengan Julianus dan keluarganya. Bobby juga berterima kasih kepada Julianus dan bersimpati, karena Julianus dianggap berani berusaha menggagalkan aksi perampokan tersebut.


“Tetap semangat, dan kami doakan agar Bapak Julianus cepat sehat. Kami juga mengucapkan terima kasih karena keberanian bapak yang berusaha mencegah pe tersebut,” kata Bobby kepada Julianus sembari memberikan santunan untuk meringankan beban keluarga.


Saat ini kondisi Julianus cukup stabil setelah mendapatkan perawatan berupa pembedahan. Hal itu dibenarkan dr Sunjik Singh, ahli forensik yang turut melakukan autopsi bagian luar kepada Julianus.


“Kondisi bapak Julianus saat ini dalam keadaan sadar dan cukup stabil. Kami sudah otopsi luar, dan dokter bedah telah melakukan operasi,” katanya.


Pihak keluarga Julianus Simanungkalit juga tidak perlu merisaukan biaya perawatan. Karena seluruh biaya perawatan telah digratiskan oleh pihak Rumah Sakit Bhayangkara tingkat 2 Kota Medan.


Hal itu dibenarkan oleh kepala Rumah Sakit Bhayangkara tingkat 2 Kota Medan AKBP Nelson.


“Pasien sempat ditolak oleh dua rumah sakit karena tidak ada ahli bedah yang mampu menangani. Akhirnya pasien atas nama bapak Julianus dirawat di sini, dan sudah dilakukan tindakan. Dan kami tegaskan bahwa pasien tidak dikutip biaya sepeserpun,” kata AKBP Nelson.


di baliknya, Yulius Ardi Simanungkalit yang sehari-hari juru parkir (jukir) di sekitar lokasi kejadian perampokan, sempat berusaha menahan serangan perampok yang akan diambil sendiri setelah usai aksinya.


melihat itu, korban melempar Perampok dengan kotak tahu. Hasil perampokan menembaknya dan peluru mengenai bagian kiri lehernya. ( MC/Arf )

Share:
Komentar

Berita Terkini