Pandemi Makin Ganas: Dulu Pakai Fortuner-Innova, Sekarang Bawa Kijang Kapsul Diesel

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Ilustrasi tampak belakang Toyota Kijang Kapsul lansiran tahun 2004. (detikcom)

Mediaapakabar.com
Hadir menjadi mobil sejuta umat sejak 1977, Toyota Kijang memiliki banyak model dan tipe di Indonesia. Salah satu Kijang yang sedang naik daun dan diincar untuk mobil harian, adalah Toyota Kijang Kapsul Diesel.

Toyota Kijang Kapsul ini adalah model yang diproduksi oleh Toyota sejak 1997 di bawah naungan Toyota Astra Motor (TAM).


Kijang Kapsul ini merupakan mobil yang sudah menggunakan 53 persen komponen lokal. Selain itu, dilansir dari laman resmi Toyota Astra Motor, Kijang Kapsul ini sukses diekspor ke tiga negara.


Namun Kijang Kapsul ini terdiri dari berbagai tipe dan jenis mesin yang digunakan. Selain ada Kijang Kapsul bermesin bensin 1.800cc dan 2.000cc, Toyota juga menyiapkan mesin diesel 2.400 cc.


Digadang-gadang, kehadiran Kijang Kapsul Diesel ini untuk melawan popularitas Isuzu Panther yang pada masanya terkenal sebagai 'rajanya diesel'.


Kijang Kapsul Diesel ini menggunakan mesin dengan kode 2L, berkonfigurasi 4-silinder segaris dan kapasitas mesin pastinya 2.446 cc. Mesin ini digunakan oleh Toyota sejak model pertama Kijang Kapsul ini hadir hingga tutup usia pada 2004.


Meskipun Kijang Kapsul ini tercatat mendapat sejumlah ubahan dari segi tampilan sebanyak dua kali, tepatnya pada 2000 dan 2003, tetapi mesin yang digendong di oleh bodinya yang membulat ini tetaplah sama.


Salah satu dealer mobil bekas di bilangan Jakarta Selatan mengatakan bahwa mobil diesel jagoan Toyota pada masanya ini, selalu gampang untuk dijual dan tinggi peminatnya.


"Jujur, untuk menjual Toyota Kijang Kapsul Diesel ini cepat dan gampang sekali. Bisa dibilang banyak peminatnya. Padahal harganya masih lumayan tinggi dan gelap," papar H. Sumarno pemilik dealer mobil bekas Marno Jaya Motor dilansir dari detikcom, Jumat, 09 Juli 2021.


Menurut Sumarno, sebagian besar pembeli Kijang Kapsul Diesel bekas ini mengatakan mobilnya dibeli untuk dipakai harian dan menjadi mobil pertama.


"Orang pada suka sama Kijang Kapsul Diesel ini, karena irit dan mesinnya bertenaga. Jadi biasanya yang dulu sebelum pandemi pakai Innova Diesel atau Fortuner Diesel, kalau kepepet butuh jual mobil, gantinya ke Kijang Kapsul Diesel ini," papar pria yang akrab disapa Pak Haji ini.


Selain itu, menurutnya faktor terbesar dari laku kerasnya Kijang Kapsul Diesel ini adalah karena suku cadangnya yang masih sangat banyak dan harganya terjangkau.


"Kalau Toyota pasti kita nggak ragu lah. Apalagi ini mesin Kijang Kapsul Diesel terkenal bandel dan jarang rusak. Terus spare part-nya murah dan ada kelas dua atau tiga-nya, kalau sekiranya kita belum sanggup beli yang ori," paparnya.


Dilansir detikOto dari beberapa penjual mobil bekas, Toyota Kijang Kapsul Diesel lansiran pertama atau 1997, dibanderol di kisaran Rp 70-75 Jutaan.


Sedangkan untuk Kijang Kapsul Diesel lansiran 2000, dibanderol di kisaran Rp 75-85 Jutaan. Sementara untuk harga Toyota Kijang Kapsul generasi terakhir, atau 2004 ada di kisaran Rp 80-95 Jutaan. (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini