Luhut Minta Polri dan TNI Patroli Bantu Warga Yang Tak Bisa Makan di Masa PPKM Darurat

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali sekaligus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Mediaapakabar.com
Patroli kebutuhan pangan masyarakat selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali, diminta untuk ikut dilakukan Polri dan TNI.

Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, meminta Polri dan TNI untuk turun ke lapangan, mencari warga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan makannya agar bisa segera dibantu oleh pemerintah.


"Saya minta kalian (Polri dan TNI) lakukan patroli, cek dimana ada warga yang nggak bisa makan, segera datangi, bantu," kata Luhut dalam Rapat Laporan Vaksinasi, Implementasi Pembatasan Mobilitas, Optimalisasi Fasilitas TNI untuk Isolasi dan Sembako yang diselenggarakan secara virtual (9/7/2021).


Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini juga menyoroti laporan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, terkait adanya data jumlah pasien Covid-19 yang janggal untuk wilayah Jawa Timur.


"Tidak ada yang perlu malu, berikan saja data sebagaimana adanya agar bisa kita perbaiki. Sehingga nanti Menteri Kesehatan dapat membuat perencanaan dengan lebih tepat,” ucapnya.


Pada kesempatan yang sama, Menko Luhut juga meminta kepada para menteri yang hadir untuk dapat merespon sesuai bidang dan tugas fungsi masing-masing terkait dengan laporan yang diberikan oleh para Panglima dan Kapolda masing-masing wilayah.


Terkait hal tersebut, Menteri BUMN, Erick Thohir, menyampaikan bahwa akan mendukung sesuai tupoksi Kementerian BUMN.


"Saya nanti akan vicon (video conference) dengan Pak Menteri Kesehatan terkait dengan hal tersebut, untuk bantuan beras nanti akan melalui Bulog. Kebetulan harga beras juga sedang turun Pak, jadi nanti dari daerah bisa beli berasnya, nanti kami bantu untuk proses pembeliannya,” terang Erick.


Setali tiga uang dengan Erick, Menteri Sosial, Tri Rismaharini memastikan bantuan tambahan 10 kilogram beras dalam paket bansos Covid-19 akan dibantu Bulog.


"Kemudian berdasarkan rapat ini tadi, untuk penyalurannya akan melalui TNI/Polri. Untuk itu kami akan serahkan ke pos-pos TNI/Polri 1.500 paket untuk 100 kabupaten/kota,” tandasnya.


Melalui kesempatan tersebut, Risma menyampaikan, bagi petugas lapangan yang membutuhkan bantuan pangan dapat mengajukan, karena menurutnya para petugas di lapangan juga perlu diperhatikan kesehatannya. (MC/Red)

Share:
Komentar

APAKABAR TV

Berita Terkini