Bikin Geram, Bukan Kali Ini Saja TV Korea Selatan Lecehkan Indonesia

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Pertunjukkan Pembukaan Asian Games 2018. (VIVA)

Mediaapakabar.com
Stasiun televisi Korea Selatan sedang jadi pergunjingan dunia khususnya di Indonesia. Di ajang olahraga bergengsi dunia, Olimpiade 2020, mereka menyinggung sejumlah negara dalam acara pembukaan ajang empat tahunan ini salah satunya Indonesia. 

Indonesia dalam parade Olimpiade diperkenalkan dengan simbol yang nyeleneh, lebih ke arah diskriminatif. Mereka menyindir keras, saat kontingen Indonesia yang dipimpin atlet Nurul Akmal (angkat besi) dan Rio Waida (selancar) memasuki area parade.


Tak masuk akal, dalam ajang Olimpiade mereka mendeskripsikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di dunia.


"Sedikit informasi mengenai Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia, negara dengan penduduk terpadat di dunia urutan ke-4, memiliki GDP rendah, vaksinasi rendah, dan 6 persen penduduknya terinfeksi COVID-19," tulis MBC dilansir dari VIVA, Selasa, 27 Juli 2021.


Selain Indonesia, negara peserta lain juga ikut dilecehkan. Ada Rumania, para atlet Rumania berbaris, MBC memperkenalkan pada pemirsanya dengan foto seorang drakula.


Deskripsi tak nyambung sekaligus diskriminatif juga mereka tujukan pada Kepulauan Marshall. Mereka menyebut negara tersebut sebagai "situs uji coba nuklir untuk Amerika Serikat."


China juga tak luput dari sindiran. Saat atlet mereka berbaris, MBC mendeskripsikan China dengan foto peta Wuhan sebagai pusat penyebaran awal virus COVID-19 di dunia. 


Ternyata aksi melecehkan yang diperbuat oleh stasiun Korea Selatan kepada Indonesia tak kali ini saja terjadi. Kala Asian Games 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah, stasiun tv Korsel juga melakukan hal serupa. 


Hal ini diketahui lewat komentar dari netizen di akun media sosial twitter resmi MBC saat melakukan permintaan maaf. MBC yang tahu tindakannya salah meminta maaf lewat unggahan foto. 


“Gambar dan keterangan yang tidak pantas digunakan untuk memperkenalkan beberapa cerita. Kami meminta maaf kepada negara-negara tersebut termasuk Ukraina dan pemirsa kami,” ujar pihak MBC, seperti yang dilansir dari Japan Times.


Netizen menyerbu cuitan tersebut, yang menyuri perhatian adalah akun @bewss01 mengunggah video durasi 15 detik yang memperlihatkan cuplikan video pembukaan Asian Games 2018 yang mewah namun diselipkan keadaan Indonesia yang kumuh dan dipenuhi gang-gang sempit. 


Tayangan tersebut diyakini dimuat oleh stasiun Korea Selatan karena bahasa yang digunakan. Dan itu sungguh menyakitkan, karena tak ada kaitannya antara Asian Games 2018 dan gambaran Indonesia yang memiliki pemukiman kumuh. (VC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini