Kecelakaan Maut di Asahan, Nenek Berusia 78 Tahun dan Pemotor Vixion Tewas

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Kecelakaan Maut di Asahan, Nenek Berusia 78 Tahun dan Pemotor Vixion Tewas. 

Mediaapakabar.com
Warga sekitar jalan umum Desa Teladan - Puasa Ulu, tepatnya di Dusun 2 Desa Teladan, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan dihebohkan setelah mendengar suara benturan keras yang secara tiba tiba, pada Kamis 10 Juni 2021 sekira pukul 17.00 WIB.

Informasi didapat, suara benturan tersebut berasal dari kecelakaan antara sepeda motor Yamaha Vixion bernopol BK 6333 AEB yang dikendarai oleh Arbi Setiawan (20) warga Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan, yang datang dari arah desa Teladan menuju arah Desa Piasa Ulu.


Lalu, sesampainya di sekitar TKP dan diduga tidak konsentrasi serta tidak memperhatikan adanya pejalan kaki yang yang berjalan menyeberang dari arah bahu jalan sebelah kanan menuju bahu jalan sebelah kiri (arah Desa Piasa Ulu).


Tanpa bisa dihindari langsung menabrak Siti Mariem (78) warga Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan, yang mengakibatkan pejalan kaki ini mengalami luka-luka berat, kaki sebelah kanan patah, kepala belakang luka koyak dan meninggal dunia pada saat dilakukan perawatan secara medis di RSU Wira Husada Kisaran.


Sedangkan pengendara sepeda motor, Arbi Setiawan mengalami lecet tangan kanan,dada memar, dan meninggal dunia pada saat dilakukan perawatan secara medis.


"Kedua dua nya meninggal dunia, semua barang bukti serta kendaraan yang mengalami kerusakan juga sudah diamankan," terang Kasat Lantas Polres Asahan AKP Jodi Indrawan SIK melalui Kanit Laka Ipda Muhammad Rony, SH pada Jumat (11/6/2021) sekira pukul 11.00 WIB.


Lebih lanjut Rony menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar lebih waspada dalam mengatur kecepatan kendaraannya. Dan lebih patuh terhadap peraturan lalu lintas yang ada. "Patuhilah peraturan lalu lintas. Pelanggaran NO, keselamatan YES,"


"Hati-hati dalam berkendara, jangan terlalu ngebut, atur kecepatan dengan baik dan pastikan tidak ada hambatan saat mendahului kendaraan lain demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kasihan keluarga juga yang sedang menunggu di rumah," pesan Rony. (Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini