Harga Emas Antam Hari Ini 28 Juni, Turun ke Rp 933 Ribu

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Harga emas Antam turun Rp1.000 per gram menjadi Rp933 ribu pada Senin (28/6/2021). (ANTARA)

Mediaapakabar.com
Harga jual emas PT Antam (Persero) Tbk melandai ke posisi Rp933 ribu per gram pada Senin (28/6). Harga emas tercatat turun Rp1.000 per gram dari sebelumnya Rp934 ribu per gram pada Minggu (27/6/2021).

Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) turun Rp1.000 per gram dari Rp829 ribu menjadi Rp828 ribu per gram pada hari ini.


Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp516,5 ribu, 2 gram Rp1,8 juta, 3 gram Rp2,68 juta, 5 gram Rp4,44 juta, 10 gram Rp8,82 juta, 25 gram Rp21,93 juta, dan 50 gram Rp43,79 juta.


Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp87,51 juta, 250 gram Rp218,51 juta, 500 gram Rp436,82 juta, dan 1 kilogram Rp873,6 juta.


Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.


Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX naik 0,17 persen menjadi US$1.780,9 per troy ons. Sedangkan, harga emas di perdagangan spot turun 0,31 persen ke US$1.775,87 per troy ons pada pagi ini.


Analis pasar uang Ariston Tjendra mengatakan pergerakan harga emas di pasar internasional kemungkinan melemah pada hari ini.


Ariston mengatakan pergerakan harga emas kemungkinan melemah karena pasar masih berekspektasi pada perubahan kebijakan moneter dari bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).


Apalagi, inflasi AS masih cukup tinggi. Selain itu, pasar juga menantikan rilis data ketenagakerjaan AS pada pekan ini.


"Tapi harga emas mungkin tidak turun terlalu dalam hari ini," ucap Ariston dilansir dari CNNIndonesia.com, Senin, 28 Juni 2021.


Proyeksinya, harga emas akan bergerak di kisaran US$1.760 sampai US$1.790 per troy ons. (CNNI/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini