Desa Jaring Halus Berharap Pendampingan dari UMSU dalam Mengembangkan Potensi SDA

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) mengunjungi desa binaan di Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Langkat, Rabu (2/6/2021).

Mediaapakabar.com
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) mengunjungi desa binaan di Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Langkat, Rabu (2/6/2021).

Kunjungan dipimpin Ketua LPPM UMSU, Syaiful Amri Saragih, MSc didampingi tim di antaranya Nurman Ginting (Koordinator Pengabdian Masyarakat), Muhammad Arifin dan Muhammad Andi Yusri (Bidang Publikasi) dan Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Yurisna.


Syaiful Amri Saragih mengatakan kunjungan ke Desa Jaring Halus, Secanggang, Langkat sebagai tindak lanjut permohonan pihak Desa Jaring Halus kepada UMSU untuk pembinaan masyarakat.


Pada Pertemuan dihadiri oleh Kepala Desa, H. Usman, S. Pd. didampingi Sekdes, Iskandar dan Kaur Keuangan,  Nurzia Fiddini, SE yang juga alumni Prodi Manajemen, FEB UMSU. 


Kades Jaring Halus, H. Usman, SPd mengatakan sangat mengharapkan Pendampingan dari UMSU dalam hal pengembangan potensi sumber daya alam (SDA) mulai dari pengolahan sampai pemasaran diantaranya terkait pemanfaatan tanaman Daun Jeruju yang saat ini dibuat teh. Pengelolaan berembang dan buah nipah menjadi produk yang bernilai tinggi. 


Usman meminta UMSU juga bisa membantu pembinaan masyarakat dalam pelatihan pembuatan kerajinan daerah (tanjak, pakaian Melayu modern) serta pembuatan oleh-oleh khas Jaring Halus. Pengelolaan sampah menjadi produk bernilai karena soal sampah saat ini menjadi masalah serius. 


"Kita minta UMSU dapat mengembangkan SDM dengan memberi motivasi pemuda/i melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana melalui beasiswa," katanya. 


Saat ini, katanya sudah ada  rumah baca tapi karena belum ada SDM maka diperlukan bantuan UMSU untuk membantu. Usman juga berharap UMSU bisa memfasilitasi terbitnya buku tentang sejarah Jaring Halus. 


Dijelaskan, sebelumnya UMSU telah melakukan kegiatan seperti pemberantasan buta aksara tahun 2009.


Bantuan UMSU yang diserahkan pada tahun 2016 hingga 2020 saat ini masih berdiri kokoh dan dimanfaatkan dengan baik.


Rencana Tindak Lanjut


Ketua LP2M UMSU, Syaiful Saragih mengatakan dari hasil pertemuan tersebut akan dilakukan  rencana tindak lanjut diantaranya, penguatan BUMDes sebagai ujung tombak pengembangan potensi daerah. 


Pendampingan pengelolaan sampai pemasaran produk sumber daya alam unggulan daerah dengan melibatkan fakultas terkait 


Pendampingan pengelolaan potensi desa di bidang kerajinan khas lokal seperti tanjak dan oleh-oleh jaring halus. Penawaran beasiswa  kepada pemuda/i setempat serta penyuluhan kepada masyarakat pentingnya pendidikan lanjut. 


Pelibatan sebagai Mitra untuk program yang melibatkan mahasiswa, seperti PKM, KKN, PH2D dan pelibatan pusat dan lembaga dalam program pembinaan, seperti PSGA, PUSKIBII dan lain-lain. UMSU akan melakukan penelitian di bidang science dan pembentukan perpustakaan desa. 


"Kami akan melakukan rapat koordinasi pembuatan program kerja pembinaan masyarakat di Desa Jaring Halus sebelum nanti akan menerjunkan tim," ujarnya. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini