-->
    |
Follow Us :

Doa Niat Puasa Ramadhan dan Waktu Tepat Melakukannya

Kali Dibaca
Ket Foto : Niat menunjukkan kejelasan terlaksanakannya ibadah, sehingga setiap muslim yang akan berpuasa disunahkan untuk melafazkan bacaan niat puasa Ramadhan. (istockphoto/mkitina4)

Mediaapakabar.comPuasa Ramadhan adalah salah satu ibadah wajib yang penting serta istimewa dalam Islam. Ibadah puasa di bulan Ramadhan juga diperintahkan oleh Allah SWT melalui firman-Nya dalam Al-quran.

Perintah mengerjakan puasa Ramadan dapat ditemui dalam Alquran. surat Al Baqarah ayat 185. Allah SWT berfirman:


......فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ......


Artinya: "... Karena itu, barangsiapa di antara kamu yang menyaksikan bulan Ramadan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, ...."[QS. al-Baqarah (2): 185].


Niat adalah penegasan status fardu dari puasa Ramadhan. Selain itu, niat menunjukkan kejelasan terlaksananya ibadah, bukan sekadar kehendak menunaikannya.


Para ulama Mazhab Syafi'i berpendapat bahwa setiap orang yang akan berpuasa disunahkan untuk melafalkan bacaan niatnya.


Oleh karena itu, membaca niat puasa Ramadhan penting untuk dikerjakan. Bacaan niat puasa ini wajib diucapkan meskipun di dalam hati. Namun, pelafalan niat puasa sangat dianjurkan.


Dalam hadis yang diriwayatkan dari Umar ibn Al-Khattab RA, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya semua perbuatan ibadah harus dengan niat, dan setiap orang tergantung kepada niatnya...," (HR. al-Bukhari).


Seperti dikutip dari "Niat dalam Puasa Ramadan" yang dilansir laman NU Online, lafal niat puasa Ramadan harus dibaca pada malam hari sampai menjelang terbit fajar, sebelum masuknya waktu subuh.


Jika niat dibaca di luar waktu tersebut atau selepas fajar terbit, kecuali tanpa kesengajaan ibadah puasa dapat dianggap tidak sah.


Maksud dari tanpa kesengajaan ialah bahwa hal ini tidak berlaku bagi mereka yang lupa atau tertidur sehingga tidak membaca niat puasa pada waktunya.


Dasar dari perintah membaca niat puasa pada waktu antara malam hingga menjelang terbit fajar ialah hadis yang memuat sabda Rasulullah SAW: "Siapa saja yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar maka tidak ada puasa baginya," (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah).


Berikut bacaan niat puasa Ramadan dalam bahasa Arab, latin, beserta artinya dalam terjemahan bahasa Indonesia:


نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى


Nawaitu sauma ghadin an'adai fardi syahri Ramadani hadzihisanati lillahita'ala


Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala." (CNNI/MC)

Komentar

Berita Terkini