-->
    |
Follow Us :

Bobol Rumah Kosong, 4 Pemuda Nginap di Sel Polres Asahan

Kali Dibaca
Ket Foto : Bobol Rumah Kosong, 4 Pemuda Nginap di Sel Polres Asahan.


Mediaapakabar.com - Satreskrim Polres Asahan berhasil meringkus pencuri rumah kosong yakni, Fahrizal Dimas alias Dimas (20), Rafli Aidil Lubis alias Adil (18), Reza Dwi Azhari alias Kentung (22) dan Abdul Rajaq Wardana Nasution alias Bedol (20).

Penangkapan keempat lajang tanggung warga Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara itu karena telah mencuri di rumah korban, di Dusun IX Sumber Makmur Desa Gajah Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan pada Kamis 18 Februari 2021 lalu.

“Kondisi rumah saat itu sedang kosong. Karena penghuninya telah meninggal dunia, dan anak-anaknya juga tidak tinggal di situ,” ujar Kapolres Asahan melalui Kasat Reskrim AKP Rahmadani, Sabtu (6/3/2021) siang.

Diterangkan Rahmadani, penangkapan berawal dari laporan Agustina Muliani (47), warga Huta IV Desa Tinjowan Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun.

Dalam laporan itu, pelapor menyebut rumah kedua orangtuanya telah dimasuki maling. Dimana sejumlah peralatan rumah seperti mesin cuci, kipas angin, springbed, rak TV, lemari Es, kursi plastik, kain gordyen dan barang pecah belah lainnya sudah dibawa kabur.

Usai dilakukan penyelidikan dan olah TKP, didapat satu nama sebagai pelakunya, atas nama Rafli Adil Lubis.

Kamis (4/3/2021) malam sekira pukul 20.00 WIB, pelaku diketahui sedang berada di sekitaran SPBU Kampung Durian, tak jauh dari rumahnya.

Tanpa buang waktu, tim gabungan Satreskrim dan Sat Intel Polres Asahan, dipimpin langsung Kanit Jahtanras Iptu Moelyoto langsung ke lokasi dan meringkus pelaku.

Kepada anggota tim, pelaku mengaku bahwa pencurian tersebut dilakukan bersama seorang teman sekampungnya, Dimas.

Tanpa buang waktu, tim langsung bergerak dan berhasil meringkus Dimas dari rumahnya, malam itu juga.

“Usai kita meringkus Dimas, ternyata pencurian itu dilakukan bersama 2 pelaku lain, Kentung dan Bedol. Kedua pelaku terakhir kita ringkus di Jalinsum sekitaran Desa Gajah, Jumat paginya. Sejumlah barang bukti juga telah berhasil kita dapatkan. Para pelaku saat ini sedang diproses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” akhir Rahmadani di ruangannya. (Hen)
Komentar

Berita Terkini