-->
    |
Follow Us :

Wakapolda Papua: TNI-Polri Tak Takut dengan Tantangan Perang Terbuka KKB

Kali Dibaca
Ket Foto : Wakapolda Papua, Brigjen Matius D. Fakhiri. (Kompas.com)

Mediaapakabar.com
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terus berulah di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Belakangan, KKB mengeluarkan ajakan perang terbuka kepada TNI dan Polri di wilayah tersebut.

Wakapolda Papua Brigjen Matius Fakhiri menanggapi tantangan yang dikeluarkan KKB. Matius menegaskan TNI dan Polri tak gentar dengan tantangan perang terbuka tersebut.


"Saya pastikan kalau ajak perang TNI-Polri tidak takut, kita akan hadapi," kata Matius dilansir dari Kompas.com, Rabu 03 Februari 2021.


Namun, TNI-Polri tak ingin gegabah merespons ajakan perang terbuka dari KKB.


"Cuma kan kita tidak mau ada dampak lain yang akan timbul bila kita mengambil langkah tegas dan terukur yang nantinya bisa dipolitisasi dipelintir oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin suasana di Papua ini selalu kisruh," kata Matius.


Selebaran propaganda KKB

Matius menjelaskan, selebaran propaganda berisi ajakan perang terbuka kepada TNI dan Polri beredar di Intan Jaya, Papua.


Tetapi, Matius menegaskan, propaganda itu bukan yang pertama dilakukan KKB di Papua. Hal serupa pernah ditemukan di Jayapura dan Puncak Jaya.


"Ini biasanya terjadi saat eskalasi sedang tinggi," kata dia.


Utamakan pendekatan yang soft

Matius menilai, terdapat peningkatan kondisi keamanan di Intan Jaya dalam beberapa waktu terakhir.


Namun, ia memastikan TNI dan Polri tak gegabah merespons rangkaian serangan KKB.


TNI dan Polri akan mengutamakan pendekatan yang tenang dan lembut dalam menghadapi KKB di Intan Jaya.


"Kejadian di Intan Jaya ini selalu berulang dan ini harus kita sikapi dengan tenang agar kita bisa mengambil langkah-langkah penegakan hukum yang pas dan soft. Kita tidak mau mengulangi kesalahan-kesalahan yang sudah terjadi beberapa waktu lalu," kata Matius.


Selain itu, Polda Papua akan menambah jumlah personel di Polres Intan Jaya.


Penambahan pasukan itu diharapkan bisa membuat situasi keamanan di wilayah itu lebih kondusif.


"Ke depan kita akan memperkuat Polres Intan Jaya, salah satunya kita akan menggeser 45 personel untuk mem-back-up pasukan yang sudah ada di sana," tandasnya. (KC/MC)

Komentar

Berita Terkini