-->
    |
Follow Us :

Dosen 'Layak Malu' Jika Tidak Menulis Buku

Kali Dibaca
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr Arifin Saleh Siregar, M.SP menegaskan, dosen layak malu tidak menulis buku. 

Mediaapakabar.com - Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr Arifin Saleh Siregar, M.SP menegaskan, dosen layak malu jika tidak menulis buku. 

“Menerbitkan buku menjadi salah satu kewajiban dosen. Jika ada dosen tidak memiliki buku, mungkin kita akan layak malu. Tidak ada kata terlambat untuk menulis buku,” kata Arifin Saleh ketika membuka “Bincang Santai Publikasi (Buku)" bersama dosen dan mahasiswa FISIP UMSU yang digelar secara daring, dalam rangka Milad ke-49 FISIP UMSU,Kamis (25/02/2021). 

Menyusun buku gampang-gampang susah, tinggal niat dan kemauan saja. Jika setiap hari menyisahkan 2 jam atau satu hari ditargetkan dua halaman maka dalam 100 hari akan ada 200 halaman. 

"Dalam artian, waktu satu tahun sebenanrya bisa menulis minimal 3 buku. Kita sering mengabaikan kesempatan, waktu luang yang dimiliki, lebih banyak berceritanya, dan berwacana, tapi mewujudnyatakannya masih susah," katanya. 

Arifin yang sudah menulis beberapa buku ini mengaku, menerbitkan buku adalah kebanggaan, dokumentasi yang tidak akan hilang, kebanggaan pribadi dan institusi.  
Diselenggarakan Bincang Santai Publikasi (Buku) diawali rasa keprihatinan, serta disemangati karena kebutuhan akan publikasi buku yang mendesak dan merupakan tri dharma perguruan tinggi serta kebutuhan untuk kenaikan kepangkatan. 

Dia sangat mengapresiasi sejumlah dosen yang saat ini bukunya sudah masuk proses cetak dan sudah terpublikasi. Semoga semangat itu menular ke dosen-dosen yang lain. 

Dosen FISIP Shohibul Anshor mengatakan, orang Indonesia sangat kecil sekali dalam menuliskan pemikiran hingga internasional. Padahal, banyak potensi, jika ditulis dan bisa diterbitkan dalam dwi bahasa. 

Dia berharap agar penerbit juga bisa menerbitkan e-book karena sedang trand dan orang bisa membeli tanpa memegang hardcopy. Dia menyarankan untuk menjadi word class university harus diikuti dengan popularitas kampus dan penulisan. 

Kepala UMSU Press, Muhammad Arifin, MPd mengatakan UMSU Press memiliki target menerbitkan sekitar 100-200 buku dosen tahun 2021, memiliki misi menjadi penerbit perguruan tinggi yang unggul dan terpecaya secara nasional pada 2025. 

Saat ini UMSU Press memiliki paradigma baru menyelenggarakan penerbitan yang professional menghasilkan produk berkualitas dan bersaing di perbukuan nasional. (MC/ARF)
Komentar

Berita Terkini