Alasan Sepeda Motor Disebut Kereta di Medan, Ini Penjelasan Ahli Bahasa

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Kota Medan. (INT)

Mediaapakabar.com
Masyarakat di Medan atau Sumatera Utara (Sumut) pada umumnya menggunakan kata 'kereta' untuk menyebut sepeda motor dan motor untuk menyebut mobil. 

Sebenarnya apa alasan warga Medan menyebut sepeda motor dengan kereta?


Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kereta memiliki tiga arti. Pertama, kendaraan yang beroda dua atau empat (biasanya ditarik oleh kuda). Kedua, kata kereta diartikan sebagai kereta api, dan ketiga adalah sepeda motor.


Namun penyebutan kereta di luar Medan atau Sumut pada umumnya bisa menimbulkan multitafsir. Jika ke wilayah Jawa, kereta diartikan sebagai kereta api, bukan sepeda motor.


Ahli bahasa yang juga akademisi dari Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof Amrin Saragih, mengatakan kata kereta sejak dulu dipakai oleh warga Medan.


Amrin mengatakan kereta pada awalnya digunakan warga untuk menyebut semua alat angkut yang tidak menggunakan tenaga manusia.


"Dulu segala kendaraan yang bergerak tidak dipandu oleh manusia disebut kereta," kata Amrin, dilansir dari detik.com, Minggu 07 Februari 2021.


Dikatakan Amrin, jenis kereta yang pertama adalah kereta yang ditarik lembu. Seiring dengan berkembangnya zaman, muncullah kereta dengan menggunakan mesin.


"Contohnya kereta lembu, kemudian ada kereta berjentera, jentera itu mesin," ucapnya.


Dia mengatakan kereta bermesin kemudian tak lagi disebut sebagai kereta berjentera, melainkan hanya disebut sebagai kereta. Amrin mengatakan tidak mengetahui pasti alasan kata berjentera itu dihilangkan dari percakapan warga.


"Tapi bedanya kereta ini bertahan pada sepeda motor itu tanpa dibarengi kata-kata yang lain. Sama sebenarnya dengan di Semenanjung, Malaysia. Di Semenanjung itu, kata kereta untuk mobil," tutur Amrin.


Dirinya menjelaskan kenapa warga di Medan tidak menggunakan kata sepeda motor untuk penyebutan kereta. Alasannya, motor dipakai warga Medan untuk menyebut mobil.


"Kalau di Jawa kereta itu sepeda motor, jadi kalau mereka datang kemari agak bingung. Di sini kenapa tidak menyebut sepeda motor, karena ada juga yang memberi arti motor itu adalah mobil," tandasnya. (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini