-->
    |
Follow Us :

Sempat Terdengar Ledakan, Pangkalan Gas Elpiji di Medan Ludes Terbakar

Kali Dibaca
Ket Foto : Petugas Kebakaran berusaha memadamkan api ketika terjadi kebakaran di sebuah pangkalan gas di kawasan Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (24/1/2021). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan petugas masih menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran tersebut. (Antara)

Mediaapakabar.com
Pangkalan gas elpiji di Jalan Gagak Hitam, Gang Cut Mariam, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (24/1/2021) sekira pukul 16:40 WIB, ludes terbakar akibat ledakan tabung gas.

Kebakaran yang diiringi dengan ledakan berkali-kali itu sempat menghebohkan warga sekitarnya, apalagi sejumlah kaca rumah warga retak-retak dan pecah akibat getaran ledakan keras berkali-kali itu.


Informasi dihimpun, saat kebakaran terjadi, pemilik rumah sekaligus pangkalan gas bernama Cut Maya Sasmita (49) tidak berada di rumahnya karena pergi ke Jakarta.


Seorang kerabat keluarga pemilik usaha penyaluran gas bernama Cut Nia menyebutkan, saat kebakaran terjadi dirinya berada di dalam rumahnya dan terdengar suara ledakan keras yang berasal dari tabung gas.


“Rumah yang terbakar itu milik adik saya. Begitu keluar dari rumah, saya lihat api berkobar dari gudang gas dan terdengar suara ledakan keras hingga membuat saya terkejut,” ujar Cut Nia dilansir dari Waspada.id, Minggu (24/01/2021).


Dijelaskan Cut Nia, sejumlah pekerja di gudang berlarian keluar untuk menyelamatkan diri masing-masing.


Bersamaan dengan itu, api terus berkobar meludeskan rumah yang juga dijadikan gudang dan depot penyaluran gas elpiji tersebut.


Sementara itu, seorang warga menuturkan, saat kebakaran terjadi sempat terdengar suara ledakan keras tiga kali. "Ledakan keras itu diduga dari tabung gas elpiji,” sebut Edi.


Namun, kata Edi, penyebab pasti kebakaran tersebut belum diketahui secara pasti.


Sejumlah mobil Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Pemko Medan yang tiba di lokasi kebakaran akhirnya berhasil menjinakkan dan memadamkan kobaran api. (WI/MC)


Komentar

Berita Terkini