-->
    |
Follow Us :

Pengabdian Dalam Tugas dan Keluarga Komjen Pol.Listyo Sigit Prabowo

Kali Dibaca

Mediaapakabar.com - 
Siapa yang tidak kenal dengan sosok Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo yang namanya santer terdengar setelah diajukan sebagai calon tunggal Kapolri oleh Presiden Joko Widodo kepada DPR melalui Surpres yang disampaikan langsung oleh Mensesneg Pratikno?

Sebagian dari kita mungkin masih awam dengan nama tersebut, tapi ternyata Listyo Sigit Prabowo memiliki kisah perjalanan hidup yang cukup menarik. Mari kita simak fakta terkait beliau:

Dua kali menjabat sebagai Kapolres di wilayah Polda Jateng. Tahun 2009 menjabat sebagai Kapolres Pati dan tahun 2011 sebagai Kapolresta Surakarta yang pada kesempatan tersebut mempertemukan beliau dengan Presiden Joko Widodo semasa menjabat sebagai Walikota Solo.

Menjabat sebagai Kapolda Banten pada tahun 2016. Dan kabarnya sepanjang menjabat sebagai Kapolda, beliau rajin sekali blusukan dan bersilaturahmi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dan ternyata beliau ini memiliki kegiatan yang cukup mulia, yakni memelihara anak yatim ataupun anak yang sengaja ditelantarkan oleh orang tuanya. Serta beliau juga senang sekali memberangkatkan Ulama baik untuk berangkat naik Haji maupun untuk Umroh. Keren sekali bukan?

Selanjutnya menjabat sebagai Kadiv. Propam Polri pada tahun 2018 yang mengantarkan beliau memperoleh dua bintang di pundak yaitu sebagai Inspektur Jenderal Polisi. Jabatan ini adalah jabatan yang ditakuti bawahan dan juga disegani kawan bahkan atasan, karena Propam Polri adalah Divisi yang bertanggungjawab pada masalah pembinaan profesi dan pengamanan masalah dalam internal organisasi Polri. Dan beliaulah pimpinan tertingginya saat itu.

Dan setahun kemudian sampai dengan saat ini beliau menjabat sebagai Kabareskrim Polri yang mengantarkan beliau menyandang tiga bintang di pundak, yaitu sebagai Komisaris Jenderal Polisi. Dari sinilah sinar benderang beliau terlihat melalui berbagai pengungkapan kasus dibawah pimpinannya. Mulai dari kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan sampai dengan penangkapan buronan kelas kakap dari Maria Pauline Lumowa sampai dengan Djoko Tjandra. Prestasi yang membanggakan beliau tentunya.

Nah, itulah tadi rekam jejak prestasi beliau semasa bertugas. Bagaimanakah dengan keseharian beliau di dalam keluarga dan lingkungan sosial? Coba kita intip sedikit dari cerita dan informasi yang bisa diperoleh dari orang sekitar beliau. 

"Pak Listyo ini sosok yang sangat menghormati guru. Selain bertemu dengan guru-guru, saat acara itu pak Listyo juga berbagi pengalaman serta memotivasi siswa-siswi sini untuk tidak ragu melangkah dan mempersiapkan diri selepas SMA," pungkas Nunik Sri Ritasari, Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta. SMAN 8 adalah sekolah dimana beliau menimba ilmu sebelum masuk ke AKABRI Kepolisian pada tahun 1988.

Dan kabarnya beliau ini rajin sekali menyempatkan diri untuk selalu hadir pada acara sekolahnya disela-sela kesibukan dan tidak lupa untuk selalu nyuwun pangestu (memohon doa restu) kepada mantan gurunya agar dalam menjalankan tugas diberikan kelancaran.

Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo menikahi seorang istri bernama Ibu Juliati Sapta Dewi Magdalena yang dimana keduanya dikaruniai dengan tiga orang anak. Dua anak laki-laki dan satu orang anak perempuan. Anak laki-laki yang sulung sudah mandiri dan menikah serta berprofesi sebagai seorang dokter. Sedangkan anak laki-laki kedua juga sudah menamatkan kuliahnya dan berprofesi sebagai seorang Banker di salah satu Bank swasta nasional. Dan anak yang paling bungsu adalah satu-satunya anak perempuan yang sekarang ini masih menempuh jenjang pendidikan akhir/ berkuliah. Ternyata tidak hanya cemerlang sebagai seorang Jenderal, sebagai seorang kepala keluarga pun beliau memiliki keluarga yang harmonis dan berprestasi.

Keberhasilan seorang anak tentulah tidak pernah lepas dari doa orang tua yang selalu menyertai setiap langkah perjalanan anak tercintanya. Itulah doa yang selalu disematkan almh. ibunda Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo, kenang sang Jenderal. Setiap saat iringan doa orangtua adalah tuntunan sehingga keberhasilan dalam tugas pengabdian sebagai aparat penegak hukum dan juga sebagai kepala keluarga selalu mengiringi langkah suksesnya. 

“Hari Minggu bersama keluarga, harus makan bareng, interaksi dengan anak-anak. Saya sempatkan waktu buat keluarga dari pagi sampai sore,” ucap sang Jenderal. Sebuah tindakan nyata beliau untuk selalu meluangkan waktunya bagi keluarga tercinta.
Sungguh perjalanan hidup yang luar biasa dari Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo sang calon tunggal Kapolri. Sukses selalu Jenderal! Semoga selalu amanah dan membanggakan Nusa dan Bangsa dengan prestasi dan pengabdianmu.(MC/DN)
Komentar

Berita Terkini