Kucing Dikuliti Lalu Dagingnya Dijual Rp70 Ribu di Medan, Polisi Turun ke Lokasi

REDAKSI
Kamis, 28 Januari 2021 - 21:12
kali dibaca
Ket Foto : Kucing Dikuliti Lalu Dagingnya Dijual Rp70 Ribu di Medan, Polisi Turun ke Lokasi.

Mediaapakabar.com
- Pasca viralnya di media sosial Instagram kisah yang diunggah seorang pemilik kucing di Medan yang kehilangan kucingnya dan menemukannya dalam kondisi organ tubuh yang tidak utuh.

Pemilik akun @soniarizkikarai menceritakan, kucingnya hilang dua hari lalu. Kemudian, dia mendapat info kucingnya dimasukkan goni oleh seseorang yang sering mengambil kucing untuk dibunuh lalu dijual dengan harga Rp 70.000 per kilogram.


Kisah ini kemudian mendapatkan perhatian warganet dan dibagikan ulang oleh pengguna media sosial lainnya, hingga viral pula di Twitter.


Menurut informasi, pemilik kucing itu melaporkan kasus yang menimpa kucingnya ke polisi.


Polisi Turun ke Lokasi


Sementara itu, Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago melalui Kanit Reskrim Iptu Rianto SH mengatakan  team Unit Tekab Polsek Medan Area yang dipimpin Panit Lidik lptu R. Ginting melakukan pengecekan TKP menindaklanjuti laporan adanya temuan potongan kepala kucing di Jalan Tangguk Bongkar VII, Kelurahan TSM II, Kecamatan Medan Denai.


Selanjutnya, petugas melakukan pengecekan di lapangan bahwa benar di TKP ditemukan satu karung yang berisi potongan kepala dan organ tubuh kucing. 


Kemudian petugas melakukan pengumpulan bahan keterangan di lapangan dan mengamankan barang bukti untuk diboyong ke Komando dan korban telah diarahkan ke Polsek Medan Area untuk membuat Laporan Pengaduan.


Pemilik merasa dirugikan Rp 12 juta dan Membuat Laporan 

Pada Kamis (28/1/2021), dia telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Area. Dalam laporan Nomor STTLP/71/K/I/2021/SPKT/Sektor Medan Area tanggal 28 Januari 2021, disebutkan bahwa Sonia (28) kehilangan satu ekor kucingnya yang merupakan kucing Persia Big Bone warna hitam putih.


Adapun kerugian yang diderita Sonia, dalam laporan itu disebutkan karena kehilangan kucing persia yaitu sebesar Rp 12 juta.


Tempat kejadian perkara di Jalan Tangguk Bongkar VII, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Sumatera Utara.


Kronologi kasus 

Dalam unggahannya, Sonia mencerita, untuk mencari kucingnya, dia mencari tahu rumah pemungut kucing itu.


Sebelum menemukan rumah pemungut kucing, dia sempat salah rumah karena warga sekitar memberi informasi yang salah.


Sampai di lokasi dia melihat karung goni yang berisi potongan tubuh hewan. Awalnya dikatakan bahwa itu anjing, akan tetapi saat melihatnya diketahui merupakan tubuh kucing.


"Tapi Buk Wulan izin buka dan setelah membukanya kami melihat banyak kepala kucing bahkan kucing yang sedang hamil juga ada, dan setelah itu saya lemas sambil nangis," tulis @soniarizkikarai.


Setelah itu dia juga menemukan kepala kucingnya yang bernama Tayo dan menangis sejadi-jadinya.


Melalui akun media sosialnya, Sonia mengatakan, dia melapor ke polisi bukan karena ingin ganti rugi.


Ia berharap, ke depan tidak ada pembunuhan kucing lagi. Menurut Sonia, kucing di sana dipotong dan dikuliti untuk dimakan. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini