-->
    |
Follow Us :

Pemateri di DAD PK Universitas Muhammadiyah Jambi, Kapolda: Orang Cerdas adalah Orang yang Ingat akan Kematian

Kali Dibaca


Mediaapakabar.com
-Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Firman Shantyabudi, MSi menghadiri undangan acara sebagai Pemateri di Darul Arqam Dasar (DAD) PK Universitas Muhammadiyah Jambi di Kampus Muhammadiyah Jambi, Jum'at (6/11/20). 

Acara tersebut dihadiri Kapolda Jambi didampingi Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol Bondan Witjaksono, SIK, MH dan Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian, SIk, MH, Rektor universitas muhammadiyah Jambi, Ketua Umum PAC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan para dosen serta Mahasiswa Muhammadiyah. 

Acara ini dibuka oleh rektor Universitas Muhammadiyah Jambi DR Nurdin SE, ME yang mengusung tema menciptakan kader ikatan dan pemimpin hebat, bertanggung jawab kreatif dan mampu berfikir krisis dalam berbagai kondisi. 

Kapolda Jambi dalam materinya menyampaikan kedatangannya di kampus Muhammadiyah ini bentuk komitmen bahwa Polda Jambi dan jajaran akan sangat senang sekali untuk melakukan langkah-langkah kolaborasi dengan para mahasiswa dan dunia kampus. 

" Dan tentunya doa kami semua adalah kami memiliki manfaat buat Jambi sesuai dengan tugas yang kami terima," Ujarnya. 

Kapolda Jambi menjelaskan bahwa manusia adalah khalifah yakni sebagai wakil, pengganti atau duta tuhan di muka bumi.dengan kedudukannya sebagai khalifah Allah SWT dimuka bumi, manusia akan dimintai tanggungjawab dihadapannya. Tentang bagaimana ia melaksanakan tugas suci kekhalifahannya. 

Dalam acara itu Kapolda Jambi juga membagikan resep menjadi orang yang cerdas kepada para mahasiswa, kapolda menyatakan merasa berdosa apabila tidak menyampaikan resep ini. 

"Kelompok orang-orang cerdas adalah orang-orang yang ingat akan kematian, orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya, mereka itulah orang-orang yang cerdas, mereka pergi dengan membawa kemuliaan dunia dan kehormatan," Ujarnya. 

Kapolda Jambi juga menyampaikan Beda manager dan pemimpin, manajer belum tentu pemimpin, karena seorang Pemimpin/Leader belum tentu seorang Manajer, akan tetapi seorang Manajer bisa berperilaku sebagai seorang Pemimpin/Leader asalkan dia mampu mempengaruhi perilaku orang lain untuk mencapai tujuan.(red)
Komentar

Berita Terkini