-->
    |
Follow Us :

Cuma Dapat Komisi Goceng, Kurir Sabu Dihukum 8 Tahun Penjara

Kali Dibaca
Foto: Persidangan digelar Online

Mediaapakabar.com- Cuma dapat komisi Rp5 ribu alias goceng, dua kurir sabu dihukum masing-masing selama 8 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (23/11/2020). 

Terdakwa bernama Deni Ramadhan alias Deni (19) dan Agam Andrika alias Agam (37). Keduanya tinggal di Jalan Sentosa, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Barat. 

Putusan itu dibacakan majelis hakim yang diketuai oleh Tengku Oyong dalam sidang yang digelar secara video conference.

"Mengadili, menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Deni Ramadhan dan Agam Andrika masing-masing selama 8 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan," tegas majelis hakim.

Majelis hakim dalam amar putusannya menyebutkan, perbuatan terdakwa tersebut diancam pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 127 ayat (1) Huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 Jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana," ujar majelis hakim.

Sebelumnya kedua terdakwa dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yeni Maya Sari dengan hukuman masing-masing 9 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

"Terhadap putusan ini, kalian boleh terima, boleh pikir-pikir atau banding. Baiklah sidang dinyatakan selesai dan ditutup," jelas majelis hakim seraya mengetuk palu sidang.

Sementara itu dikutip dari dakwaan jaksa dijelaskan, kedua terdakwa ditangkap pada April 2020. Keduanya digrebek di pemukiman warga yang berada di Jalan Sentosa, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Barat.

Dari penggerebekan itu polisi mengamankan Deni Ramadhan dan Agam Andrika. Namun, satu orang yang berada di lokasi bernama Agus (DPO) berhasil melarikan diri.

Sementara, di lokasi petugas polisi menemukan barang bukti berupa satu buah kaleng berbentuk kotak yang di dalamnya berisikan sabu sebanyak 12 plastik klip.

Sedangkan dari kantong celana terdakwa Deni Ramadhan ditemukan barang bukti uang tunai berjumlah Rp55 ribu dan Rp5 ribu. Terdakwa mengaku uang itu adalah uang dari hasil penjualan sabu. Sedangkan Rp5 ribu adalah uang komisi yang diterimanya atas penjualan sabu milik Agus yang masih buron. (dian) 
Komentar

Berita Terkini