-->
    |
Follow Us :

Begini Cara Menyelamatkan Akun WhatsApp yang Dibajak

Kali Dibaca



Foto: dok. Rawpixel

Mediaapakabar.com
- Di era digital seperti sekarang, WhatsApp sangat diandalkan dalam berkomunikasi, baik berinteraksi dengan teman, pekerjaan, maupun keluarga. Betapa pusingnya, bila tiba-tiba akun WhatsApp dibajak hacker. Ini cara menyelamatkan WhatsApp yang dibajak.

WhatsApp karena menyangkut hajat hidup orang banyak, menjadi santapan hacker atau peretas untuk melakukan tindakan kejahatannya. Ada baiknya kalian mewaspadai sebelum pembobolan layanan pesan instan ini berpindah tangan ke orang asing.

Ada sejumlah tanda yang bisa detikers ketahui ketika akun WhatsApp dibajak, seperti dihimpun detikINET dari berbagai sumber, Sabtu (31/10/2020).

Tanda-tanda WhatsApp dibajak:
1. Tiba-tiba akun Keluar

Akun WhatsApp tidak bisa digunakan di dua HP secara bersamaan. Selain itu, tanda ini juga dibarengi dengan menerima One Time Password (OTP) melalui SMS secara tiba-tiba.

2. Ada pesan asing terkirim

Cara lainnya dengan melihat adanya pesan asing yang terkirim. Padahal, tidak mengirim pesan apapun kepada seseorang yang dituju.

3. Pesan terbaca

Tanda centang biru pada WhatsApp bisa menjadi cara mengetahui WhatsApp disadap jarak jauh. Kalau centang biru padahal penerima pesan belum membacanya, waspadalah.

4. Online sendiri

Bila akun WhatsApp menunjukkan online, padahal sedang tidak aktif bisa jadi WhatsApp sedang dibajak.

5. WhatsApp Web tiba-tiba aktif

Cara mengeceknya cukup mudah, pengguna hanya perlu klik ikon tiga titik di kanan atas akun WhatsApp. Kemudian, pilih WhatsApp Web. Di sana akan terlihat informasi di mana saja akun WhatsApp tengah akitf. Bila pengguna merasa tidak aktif menggunakan WhatsApp Web, segera klik log out atau keluar
.
Rahasiakan OTPSalah satu cara untuk mengamankan akun WhatsApp dibajak adalah kalian harus bisa menjaga kerahasiaan One Time Password (OTP). Jangan beritahu OTP ini ke orang lain, meskipun itu saudara, sebab OTP tersebut ibarat kunci masuk ke pintu WhatsApp detikers.

WhatsApp APAC Communications Director Sravanthi Dev dalam satu kesempatan mengingatkan kepada pengguna bagaimana petingnya OTP ini.

Menurutnya, saat ada percobaan untuk login WhatsApp di perangkat lain, sistem akan otomatis meminta kode OTP lewat SMS. Kode ini adalah kode yang sangat rahasia, dan tidak untuk diberitahukan ke orang lain.

Namun dengan beberapa trik, kode ini bisa jatuh ke pihak yang tak bertanggung jawab. Trik paling sederhana adalah lewat social engineering. Jika kode OTP sudah terlanjur bocor ke pihak lain, perlindungan tahap selanjutnya adalah verifikasi dua langkah.

Jika fitur tersebut diaktifkan, maka sistem akan meminta PIN berupa enam digit angka yang sebelumnya sudah ditentukan. Seharusnya jika fitur ini diaktifkan, menurut Dev, upaya login oleh pihak tak bertanggung jawab bisa digagalkan.

Namun, jika ternyata fitur tersebut belum diaktifkan, atau sudah diaktifkan namun akun WhatsApp tetap bisa dibobol maka langkah terakhir adalah melaporkan kejadian tersebut ke tim WhatsApp lewat email support@whatsapp.com.

Laporan tersebut kemudian bakal diselidiki oleh tim dan mereka bakal membantu pengguna untuk mengatur ulang dan mengambil kembali akun mereka. Dev mengingatkan, bahwa pengguna sebisa mungkin memberikan laporan yang detail untuk mempermudah proses pengambilalihan tersebut.

"Sebelumnya diingat-ingat dulu, apa pernah memberikan kode OTP ke orang lain. Itu bisa membantu proses pengembalian akun," ujar Dev.

Sampai saat ini WhatsApp memang terus berupaya untuk mengedukasi masyarakat untuk ikut aktif melindungi keamanan akun mereka dan waspada terhadap bahaya misinformasi. WhatsApp pun mengajak semua pihak untuk ikut serta dalam upaya tersebut.

Cara Menyelamatkan Akun WhatsApp DibajakMasuk ke akun WhatsApp dengan nomor telepon yang sudah terdaftar dan verifikasi kode yang diterima melalui SMS. Ketika sudah memasukkan 6 digit kode, secara otomatis akun yang ada pada perangkat lain akan di-log out.

Kalian juga akan dimintakan 2-step verification code. Sebagai catatan, fitur ini baiknya digunakan di akun WhatsApp detikers. Fitur 2- step verification seperti halnya kunci kedua pintu WhatsApp kalian. Apabila kalian tidak mengetahui kode tersebut, bisa jadi ada orang lain yang memasangnya.

"Anda harus menunggu 7 hari sebelum dapat masuk tanpa kode verifikasi dua langkah. Terlepas dari apakah Anda mengetahui kode verifikasi ini, orang lain telah keluar dari akun Anda setelah Anda memasukkan kode SMS 6 digit," tulis WhatsApp.

Selain itu, kamu juga dapat menuliskan e-mail ke support@whatsapp.com untuk permintaan penghapusan akun WhatsApp. Akun akan hilang 30 hari setelah tidak ada login.

Ada berbagai macam hal yang bisa dilakukan untuk mencegah ini. WhatsApp sendiri melalui situsnya menyampaikan empat tips untuk terhindari dari pembajakan akun WhatsApp:

1. Jangan pernah membagikan kode aktivasi kepada siapapun

2. Aktifkan two-step authentication pada akun WhatsApp

3. Jangan install aplikasi atau membagikan informasi personal pada orang yang menelepon secara tiba-tiba

4. Waspadai telepon terkait urusan resmi tapi menggunakan nada bicara informal atau santai

Sumber :inet.detik.com
Komentar

Berita Terkini