Haris: Pemerintah harus menjadi pengayom untuk semua orang

armen
Minggu, 11 Oktober 2020 - 17:27
kali dibaca




Mediaapakabar.com-
Kebijakan dan keberpihakan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara ke depan harus menitikberatkan kepada seluruh agama, kelompok dan golongan. Pemerintah harus menjadi pengayom untuk semua orang.

Hal inilah yang disampaikan Calon Wakil Bupati Labura Haris Muda Siregar, M.M saat acara silaturahmi dan temu rasa masyarakat Nasrani di Desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, Labura, Sabtu (10/10). 

Pada kesempatan tersebut, Haris juga menyampaikan bahwa ke depan pemerintah harus dapat hadir untuk semua, bukan untuk komunitas atau untuk kelompok tertentu.                   

Oleh karena itu, Kapten Inf. (Purn) Darno, sebagai latar seorang Prajurit TNI, tentu memiliki semangat membangun dalam kebhinekaan. Sebab itu, tidak perlu diragukan lagi, karena sudah lebih dari 28 tahun mengabdi untuk negeri di seluruh penjuru Indonesia. 

"Hari ini karena keterpanggilan untuk membangun Labura, Kapten Inf. Darno (Purn) bersedia mengundurkan diri dari TNI maju sebagai Calon Bupati Labura, ini semata-mata karena kecintaan beliau terhadap Kabupaten kita ini, "ucap Haris, disambut riuh tepuk tangan masyarakat yang mendengarkan pidato calon wakil Bupati tersebut. 

"Tidak boleh ada lagi Nepotisme di Labura, semua harus kita lakukan Reformasi mental, bahwa pemerintah tugasnya sebagai pengayom, bukan untuk diayomi, "cetusnya.

"Fasilitas rumah ibadah dan kegiatan keagamaan harus benar-benar dapat dilakukan di daerah kita. Jangan lagi kita mendengar ada oknum kelompok tertentu yang mengambil keuntungan pribadi dari pemerintah Kabupaten Labura, "tandasnya.

Salah seorang masyarakat, R. Nababan di dalam kesempatan itu juga menyampaikan, bahwa dari semua Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati yang ada, hanya pasangan nomor urut satu yang tidak pernah membeda-bedakan suku, agama, dan ras. 

"Kami meyakini jika pasangan Darno-HMS menang menjadi Bupati-Wakil Bupati Labura, pasti dapat berdiri disemua agama dan golongan.

Lanjutnya, saat ini bukan Darno-HMS yang membutuhkan kita, tapi seluruh masyarakat Kabupaten Labura yang membutuhkan kepemimpinan mereka. "Saya mengenal pribadi ananda HMS, belum pernah saya mendengar beliau mempunyai catatan buruk, melainkan terkenal karena kesantunan dan kerendahan hatinya. Pemimpin seperti inilah yang kita butuhkan untuk Kabupaten Labuhanbatu Utara ke depan, "sebut R. Nababan. (NN)
Share:
Komentar

Berita Terkini