-->
    |
Follow Us :

Azerbaijan Klaim Hancurkan Dua S-300 Armenia

Kali Dibaca



Mediaapakabar.com
-Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengklaim bahwa angkatan bersenjata negara itu menghancurkan dua sistem rudal permukaan-ke-udara S-300 milik Armenia selama pertempuran di Nagorno-Karabakh.

Menurut Presiden, Angkatan Bersenjata Armenia mengalami kerusakan berat. Selain itu, Presiden Azerbaijan mengatakan bahwa jika terjadi serangan terhadap pipa minyak Azerbaijan, Yerevan akan mendapat “tanggapan yang keras”.

“Operasi militer Azerbaijan yang berhasil untuk membebaskan dari pendudukan terus berlangsung dengan sukses. Angkatan Bersenjata Armenia ingin memperluas geografi bentrokan, dengan melibatkan CSTO (Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif) dalam konflik tersebut. Oleh karena itu, mereka menembaki permukiman di wilayah Armenia, menghasut kami untuk membalas. Tapi kami tidak mengambil tindakan terhadap penduduk sipil, ”kata Aliyev.

“Lebih dari 200 tank hancur, dua sistem S-300, 33 tank disita sebagai rampasan perang,” kata Aliyev.

Video dan foto yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Azerbaijan menunjukkan serangan terhadap dua sistem pertahanan udara S-300 Armenia.

Laporan tambahan oleh Clash Report menyatakan bahwa kendaraan udara tempur tak berawak bersenjata termasuk drone Bayraktar TB-2 buatan Turki dan amunisi berkeliaran Harop Israel dari Azerbaijan telah menghancurkan peralatan militer Armenia senilai US$ 1 miliar.

Menurut tweet dari Oryx, citra satelit mengkonfirmasi bahwa rekaman sebelumnya dari amunisi Harop yang berkeliaran mendekati S-300 memang mengakibatkan kerusakan yang signifikan pada sistem, yang berarti dua situs S-300 telah terkena sejauh ini, salah satunya terletak di Nagorno-Karabakh dan yang lainnya di Armenia.

Bentrokan baru antara Azerbaijan dan Armenia meletus pada 27 September, dengan pertempuran sengit berkecamuk di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh. Daerah itu mengalami maraknya kekerasan pada musim panas 2014, April 2016, dan Juli lalu.(Jejaktapak)

Komentar

Berita Terkini