|
Follow Us :

Usai Jalani Pemeriksaan Di Propam Kapolsek ' Dicopot '

Kali Dibaca

Mediaapakabar.com - Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Otniel Siahaan ' dicopot ' dari jabatannya setelah menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi dan Pengamana (Propam) Polda Sumut, kemarin.

Pencopotan itu dibenarkan Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin. " Bukan hanya Kapolseknya yang dicopot, tapi juga penyidiknya masih menjalani pemeriksaan," katanya.

Ia mengatakan, dugaan kasus penganiayaan terhadap Sarpan (57) saksi pembunuhan yang dilakukan petugas Polsek Percut Sei Tuan ketika dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan atas peristiwa itu.

Namun, ironisnya Sarpan malah ditahan selama lima hari di sel Mapolsek Percut Sei Tuan. Dan dirinya dilepas kembali setelah pihak keluarga melakukan aksi unjuk rasa di Mapolsek.

Sepertti diketahui, Sarpan merupakan saksi dalam Kasus pembunuhan sadis di Jalan Sidumolyo Gg Gelatik Pasar 9 Desa Sei Rotan Kecamatan Percutseituan pada 2 Juli 2020 lalu.

Sarpan diperiksa hingga berhari-hari di Mapolsek Percutseituan, terkait kematian buruh bangunan bernama Dodi Somanto alias Andika (41).

Ia mendapat perlakuan tidak menyenangkan selama menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus pembunuhan itu. Terdapat bekas-bekas lebam di tubuh dan wajah.

Muhammad Sardi yang juga anak Sarpan, ayahnya mengalami luka lebam dan diperiksa hingga 5 hari di Mapolsek.

Kompol Otniel Siahaan menuturkan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap saksi secara maraton selama tiga hari. Ia juga menampik saksi Sarpan ditahan oleh penyidik.

" Tidak benar ditahan 5 hari. Pemeriksaan maraton 3 hari. Tidak ada penahanan," sambungnya.

Pada Senin (06/07/20) sejumlah warga menggeruduk Polsek Percutseituan sambil membentangkan karton-karton bertuliskan agar Sarpan, saksi pembunuhan Dodi Somanto, segera dibebaskan. (zih)

Komentar

Berita Terkini