|
Follow Us :

Dor, Polsek Medan Area Tembak Perampok Sadis

Kali Dibaca



tsk diapit petugas polsek Medan Area di Rs Bhayangkara Medan
Mediaapakabar.com-Tim Tekab Polsek Medan Area  terpaksa menembak perampok sadis yang beraksi diwilayah hukumnya. Adapun pelaku berinisial RW alias M (30) warga Jalan Ismaliyah, Kecamatan Medan Area. Sedangkan korban bernama Hasim (82) warga Jalan Sabarudin, Kelurahan Sei Rengas, dan Lukman (82) warga Kelurahan Gluhur Darat I, Medan Timur.
.
Kasus ini terungkap saat personil Polsek Medan Area menerima informasi adanya pencurian dengan kekerasan di rumah korban. Berdasarkan informasi itu, personel Reskrim Polsek Medan Area langsung menuju lokasi.

"Pelaku melakukan pencurian di rumah korban Hasim pada Jumat (26/6) dini hari," kata Kapolsek Medan Area  Kompol Faidir Chaniago, Sabtu (27/6).

Dia menambahkan, di TKP petugas sudah menemukan kedua korban mengalami luka tikam di bagian kepala. Keduanya dibawa ke RS.

Dalam penangkapan, polisi melakukan penyelidikan kasus dengan memeriksa sejumlah CCTV yang ada di lokasi. Dari rekaman terungkap identitas pelaku. Polisi langsung melakukan penyidikan mencari keberadaan tersangka.
.
"Tim menerima informasi pelaku sedang berada di Jalan Gandhi, kemudian tim langsung melakukan penangkapan," ungkap Faidir.

Dari hasil introgasi, pelaku mengakui perbuatannya. TSK awalnya masuk ke dalam rumah korban melalui atap, dan kepergok oleh korban atas nama Lukman. Pelaku langsung membacok korban di bagian kepala sebanyak 2 kali.

Kemudian pelaku lari menuju pintu depan rumah korban, dan kepergok dengan korban Hasim. Hasim berusaha menghalangi pelaku untuk keluar dari rumah. Karena panik pelaku juga mambacok kepala korban sebanyak 2 kali dan pelaku langsung melarikan diri.
"Pelaku kemudian menjual hasil curian kepada penadah bernama Zulkifli seharga Rp 900 ribu. Namun baru diterima Rp 50 ribu, dan uang itu digunakan untuk membeli sabu," ungkap Kapolsek.
.
Pada saat hendak mencari barang bukti lainnya, pelaku berusaha melawan petugas. Meski sudah diberi tembakan peringatan, tidak diindahkan hingga akhirnya petugas menembak kedua kakinya.(fzi)

Komentar

Berita Terkini