-->
    |
Follow Us :

Inspektur Dua Ade Hertiawan, Anak Pedagang Pinggiran di Ketapang Ini Peraih Adhi Makayasa Akpol Tahun 2017

Kali Dibaca


Anak Pedagang Raih Adhi Makayasa Akpol. Instagram adehj ©2020 Merdeka.com
Mediaapakabar.com-Presiden Jokowi menyematkan bintang Adhi Makayasa pada empat perwira remaja lulusan terbaik. Salah satu kebanggaan luar biasa bagi Ipda Ade Hertiawan, seorang anak dari keluarga pedagang di Ketapang, Kalimantan Barat.

Prestasi Ade sejak dini dan kerja keras kedua orang tua kini telah membuahkan hasil luar biasa. Ingin tahu kisah perjuangan Ipda Ade Hertiawan, anak pedagang yang meraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian? Simak informasinya berikut ini.

Bercita-Cita jadi TNI-Polri Sejak Kecil
Hidup dalam keluarga sederhana tidak pernah menyurutkan impian Ade. Melansir dari Dream.co.id, Ade Hertiawan mempunyai orang tua yang berprofesi sebagai pedagang.

Menurut pengakuan ibundanya, sejak duduk di bangku TK, Ade sudah berkeinginan menjadi seorang anggota Abdi Negara. Melihat sosok TNI dan Polri mengenakan seragam, nampak begitu gagah dan berwibawa.

Sampai suatu ketika Ade merengek minta pindah sekolah dari TK Islam ke TK Bhayangkara. Supaya bisa merasakan mengenakan seragam Abdi Negara di sekolah pada hari tertentu.

Selalu Berprestasi di Sekolah
Ade Hertiawan selalu membawa nama baik sekolah. Sekian kali mendapat ranking tertinggi di kelasnya. Setelah berpindah sekolah ke TK Bhayangkara, dia lanjut ke SDN 07 Ketapang.

Saat masih duduk di kelas 3 di SMPN 03 Ketapang, Ade menjadi perwakilan dalam Jambore Tingkat ASEAN. Dia juga aktif berorganisasi hingga dilantik menjadi ketua OSIS dan Pramuka.

Melanjutkan studi di SMA Taruna Nusantara dan masuk Akpol tahun 2013 tanpa biaya sama sekali.

Penghargaan Adhi Makayasa
Adhi Makayasa merupakan penghargaan tahunan pada lulusan terbaik di Matra Darat, Matra Laut, Matra Udara, dan Matra Kepolisian. Anggota TNI dan Polri yang bisa menerima penghargaan tertinggi ini, hanya yang bisa menunjukkan nilai terbaik pada tiga aspek, yakni akademis, jasmani, dan kepribadian atau mental.

Tahun 2017, empat perwira memiliki latar belakang keluarga menengah ke bawah. Dari Perwira TNI, Samsul Huda dan Bernadinus Yoga merupakan anak seorang petani, serta Wiraswanrill anak seorang PNS.

Penerima Adhi Makayasa Dilantik Presiden Jokowi
Pelantikan taruna-taruni TNI dan Polri pada Selasa, 25 Juli 2017. Diselenggarakan di Istana Negara, meluluskan sebanyak 729 Perwira Pertama, dilantik oleh Presiden Jokowi.

Menerima penghargaan Adhi Makayasa membuat Ade memiliki tanggung jawab baru. Ke depannya dia merasa memiliki beban moral pada masyarakat untuk menjaga, serta tidak mengecewakan.

Bagi Ade setiap pekerjaan memiliki resiko masing-masing.
Mempunyai semangat untuk selalu melindungi masyarakat, ketrampilan, serta menjadi lebih bijak.

Peraih Prestasi Ati Tanggap Emas
Selain Adhi Makayasa, Ade juga pernah menerima prestasi 'Ati Tanggap Emas'. Sebuah prestasi yang diberikan pada masing-masing aspek dengan periode per semester, per tahun atau di akhir pendidikan.

Termasuk medali dan piagam terbaik pertama. Prestasi Ade yang dicapai sejak kecil begitu terasah hingga dewasa. Cita-citanya yang masih tersematkan, yakni menjadi seorang Kapolri.

Sebuah penghargaan menjadi simbol prestasi, bagi Ade juga merupakan bentuk untuk meningkatkan kualitas diri dan intelektual.

Doa Orang Tua Paling Mustajab
Perjalanan karir dan kesuksesan yang diraih Ade, diungkapkannya berkat doa kedua orang tua. Dia masih ingat perjuangan ibundanya menemani Ade terbang bolak-balik dari Ketapang ke Semarang, lalu ke Pontianak. Semua demi memenuhi berbagai persyaratan pendaftaran kala itu.

"Semua tidak pernah lepas dari doa orang tua. Dan yang paling mustajab bagi saya adalah doa seorang ibu. Usaha yang saya lakukan, setiap mau ujian atau bertugas di luar, selalu meminta restu dari ibu saya," ujar Ade dalam wawancara bersama Deddy Corbuzier Hitam Putih.(Merdeka.com)


Komentar

Berita Terkini