LHD Trieste, Kapal Terbesar Angkatan Laut Italia Pasca Perang Dunia II

armen
Minggu, 12 April 2020 - 19:51
kali dibaca




Mediaapakabar.com-Tanpa banyak bicara, Italia juga meningkatkan kekuatan angkatan laut mereka. Negara ini sedang membangun Landing Helicopter Dock (LHD) Trieste. Ini adalah kapal perang Italia terbesar sejak Perang Dunia II.

Konstruksi dimulai pada 2017 dan diluncurkan pada 2019. Kapal akan dikirim ke Angkatan Laut Italia pada 2022. Setelah beroperasi, kapal itu akan menggantikan kapal induk ringan Giuseppe Garibaldi. Hanya satu kapal yang direncanakan dibangun dan akan berbasis di Taranto.
Trieste adalah kapal perang ofensif multi-peran, yang menggabungkan fitur-fitur dari kapal induk ringan dan kapal pendarat. Kapal mampu membawa pesawat terbang, helikopter dan kendaraan amfibi.
Kapal ini memiliki dek penerbangan sepanjang 230 meter serta ada dek air di buritan kapal dan garasi untuk kendaraan dan area kargo. Kapal ini dapat membawa 600 personel batalion infantri yang kuat.
Misi utamanya adalah operasi pendaratan amfibi. Kapal ini akan dilengkapi dengan fasilitas unggulan serta membawa paket komunikasi yang luas, dan peralatan komando dan kontrol, dan dapat digunakan sebagai kapal induk atau pusat komando.
Angkatan Laut Italia juga mengoperasikan kapal induk ringan Cavour, yang juga memiliki kemampuan serangan amfibi terbatas.
Kapal perang ini memiliki desain pulau kembar. Ada sembilan tempat helikopter di dek penerbangan. Trieste dapat menampung secara permanen total 12 helikopter transportasi AW-101 atau NH-90 dan helikopter perang anti-kapal selam. Jika membawa sayap tempur, kapal ini bisa dilengkapi dengan enam jet tempur F-35B dan 4 helikopter. Jadi airwing dapat disesuaikan dengan kebutuhan misi.
Trieste memiliki garasi dua lantai untuk kendaraan dengan berat maksimum hingga 60 ton hingga kapal ini dapat mengangkut tank tempur utama. Kendaraan tambahan dapat disimpan di dek penerbangan alih-alih helikopter.
Dek sumur dapat menampung empat kapal pendarat atau satu hovercraft LCAC, atau satu kapal pendarat L-CAT. Kapal ini digunakan untuk mengirimkan pasukan dan kendaraan ke darat.
Trieste akan dilengkapi dengan  sonar yang ditarik, terutama untuk perlindungan terhadap torpedo yang masuk.
Senjata kapal mencakup sistem peluncuran vertikal Sylver A50 16-sel untuk rudal pertahanan udara jarak pendek dan menengah Aster-15 atau CAMM.  Selain itu ada 3 senjata laut super cepat OTO Melara 76 mm dan tiga OTO Melara KBA 25 mm.
Kapal ini akan mampu memberikan bantuan jika terjadi bencana alam dan dapat memberikan dukungan medis, air minum, pasokan listrik, mengevakuasi orang dan sebagainya.
Kapal perang ini memiliki rumah sakit lengkap di dalamnya dengan ruang operasi. Ini dapat mengambil 27 pasien yang terluka parah.
Trieste menggunakan sistem propulsi tipe Combined Diesel or Gas (CODOG) dengan dua mesin diesel dan dua turbin gas Rolls-Royce MT30.  Kekuatan dikirim ke dua poros.
Mesin diesel digunakan untuk jelajah ekonomis sementara saat akselerasi cepat atau kecepatan tinggi diperlukan, turbin gas digunakan.
Trieste memiliki jarak jelajah yang tidak dapat diperbaiki 7000 mil laut (12 964 km) dengan kecepatan 16 knot (30 km / jam). Kapal perang ini membawa persediaan untuk beroperasi selama 30 hari.(Jejaktapak)


Share:
Komentar

Berita Terkini