|
Follow Us :

Kartu E-Tol Tak Berpungsi, Supervisor Tol Tebing Tinggi Bebankan Kesalahan kepada Pelanggan

Kali Dibaca



Mediaapakabar.com-Sebagai pelanggan pengguna Jalan Tol merupakan akses mempercepat waktu bepergian dari dan menuju Medan, tapi untuk berkendara melalui jalan tol itu para pengguna kendaraan bermotor roda empat haruslah menggunakan uang elektronik berupa kartu E-Tol yang disediakan oleh beberaba Bank baik Bank BUMN maupun. swasta.

Tapi dalam penggunaan kartu E-Tol tersebut tidak sepenuhnya berjalan lancar, dimana hanya menempelkan kartu tersebut palang pintu terbuka saat akan masuk tol dan dan menempelkan kembali saat telah sampai dipintu keluar.

Hal ini dialami dan disampaikan Pengurus Daerah Satgas Joko Tingkir Kabupaten Simalungun saat kembali dari pertemuan dengan Pengurus Wilayah di Medan, Senin (9/3/20) sekitar pukul 21.00 WIB di Pintu Keluar Tol Tebing Tinggi.

Sebelumnya, Kembali dari Medan mereka memasuki Pintu Tol Amplas dengan menggunakan E-Tol yang dikeluarkan salah satu bank swasta dan palang pintupun terbuka tetapi setelah sampai di pintu keluar tol Tebing Tinggi, kartu yang mereka gunakan tidak dapat membuka pintu tol, sehingga petugas tol menggunakan cara manual membuka pintu tol tersebut.

Kepada awak media Ketua Joko Tingkir Simalungun Riyandan mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan jalan tol tersebut yang diduga hanya mementingkan keuntungan pribadi saja."Masa karena kesalahan mereka kartu tol kami disita, padahal kami masuk dari pintu amplas palangnya terbuka, sesampainya di display pintu keluar tol tebing tinggi kartu kami dinyatakan failed," ujar Riyandan

Bahkan lebih lanjut Riyandan mengatakan supervisor jalan tol yang mengaku Adi Armansyah menganggap seolah olah mereka pengguna ilegal karna data kartu tol mereka tidak terdaftar di pintu tol manapun.

Ketika dikonfirmasi awak media diruang kerjanya pada saat itu juga Supervisor Tol Tebing Tinggi yang mengaku bernama Adi Armansyah siap bertanggung jawab dengan kesalahan mereka.

"Iya bang, saya siap bertanggung jawab dengan kesalahan ini semua, karena memang sering terjadi begitu bang, kalau pelanggan yang masuk dari pintu amplas sering tidak terbaca dipintu tol tebing bang, jadi kartu e toll yang digunakan pelanggan kami tahan bang,"jelasnya.(Bambang)
Komentar

Berita Terkini