|
Follow Us :

Hari Pertama UNBK 2020 dimedan Lancar, Siswa Diwajibkan Cuci Tangan dengan Hand Sanitizer

Kali Dibaca

Mediaapakabar.com-Hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2020 di Medan, Sumatera Utara (Sumut) berjalan lancar.Siswa yang mengikuti UNBK diwajibkan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer yang sudah tersedia di setiap kelas. Selain sanitizer tisu basah dan tisu kering juga telah disiapkan untuk mengatisipasi Virus Corona atau Covid-19.

Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Medan, Asli Sembiring mengatakan di hari pertama UNBK gelombang pertama 100 persen peserta ujian hadir semua. "Dalam persiapan UNBK 2020 ini kita membuat  bimbingan belajar pada siswa kita dalam waktu tiga bulan. Lalu khusus untuk mengantisipasi virus corona ini kita sudah sosialisasikan membersihkan diri terutama cuci tangan baik dan benar. Lalu jangan lupa berdoa karena itu semua ketentuan Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Asli pada wartawan, Senin (16/3/2020) siang.

Asli menambahkan, UNBK tahun ini, diikuti sebanyak 619 siswa yang terbagi dari 5 jurusan. Untuk gelombang pertama hadir 100 persen. Komputer juga lancar tidak ada masalah. "Mudah-mudahan tidak ada masalah. Simulasi UNBK juga kita lakukan. Apalagi sehari-hari kita dalam pembelajaran 70 persen praktek dan 30 persen teori," jelasnya.

Hal yang sama juga dilakukan pantauan di SMK Negeri 3 Medan, sebelum masuk kelas para peserta ujian wajib mencuci tangan dan diberi briefing terlebih dahulu oleh Kepala
Sekolah SMKN 3 Medan, Maraguna Nasution MAP.

"Ada sebanyak 291 peserta didik kita yang mengikuti UNBK hari ini. 100 persen hadir semua. Mengingat pandeminya virus corona kami dari pihak sekolah telah menyiapkan alkohol 70% dan tisu basah di setiap kelas dan juga tisu kering. Sebelum memulai ujian anak-anak juga wajib mencuci tangan," terang Maraguna.

Katanya, Ujian ini,  ada 3 sesi yakni sesi pertama pukul 7.30 wib sampai 9.30 wib, sesi kedua 10.30 wib sampai 12.30 wib dan Sesi ketiga 14.00 wib sampai jam 16.00 wib.
"Sejauh ini listrik juga aman. Supaya kegiatan ini berjalan lancar sebelum ujian anak-anak kita wajibkan berdoa. Seterusnya ujian akan berlangsung empat  hari ini di hari terakhir kita telah menegaskan untuk mencoret-coret seragam sekolah dilarang," imbuh Maraguna.(abi)

Komentar

Berita Terkini