|
Follow Us :

Waspada! WHO Bilang Kesalahan Fatal Jika Ada Negara Mengira Bisa Bebas Virus Corona

Kali Dibaca


Tedros Adhanom Ghebreyesus (Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP)
Mediaapakabar.com-Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa pada tahap ini, akan menjadi kesalahan fatal bagi negara manapun untuk beranggapan tidak akan terkena virus corona. WHO mengimbau negara-negara bertindak agresif untuk mencegah wabah ini sebelum terlambat.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Jumat (28/2/2020), Direktur Jenderal (Dirjen) WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam pernyataan terbaru menyatakan bahwa negara-negara kaya yang berpikir mereka aman dari virus ini, seharusnya memperkirakan adanya kejutan.

"Tidak ada negara yang seharusnya beranggapan tidak akan mendapatkan kasus-kasus (virus corona-red), itu akan menjadi sebuah kesalahan fatal, secara harfiah," tegas Tedros memperingatkan."Dan saya bahkan mengatakan jika Anda melihat Italia, negara anggota G7, itu sungguh sebuah kejutan. Jadi bahkan banyak negara maju lainnya yang melihat kejutan, seharusnya memperkirakan beberapa kejutan," imbuhnya.

WHO menetapkan wabah virus corona sebagai 'darurat internasional' pada 30 Januari lalu dan mendorong negara-negara untuk mulai melakukan pemeriksaan, mempersiapkan bangsal karantina dan kampanye pendidikan publik.

"Virus ini memiliki potensi pandemi," tegasnya. "Ini bukan saatnya untuk takut. Inilah saatnya untuk mengambil tindakan untuk mencegah penularan dan menyelamatkan banyak nyawa," kata Tedros.Lebih lanjut, Tedros menyebut wabah virus corona yang melonjak drastis di Iran -- 245 kasus, Italia -- 650 kasus dan Korea Selatan (Korsel) -- 2.022 kasus -- telah berada pada 'titik yang menentukan'. Kebanyakan kasus virus corona di tiga negara itu berada di level penularan kelompok (cluster) dengan beberapa kasus dipicu penyebaran dalam masyarakat, namun belum sampai pada tahap penyebaran dalam masyarakat secara berkelanjutan.

"Kita berada di titik yang menentukan. Jika Anda bertindak agresif sekarang, Anda bisa mengatasi virus ini, Anda bisa mencegah orang-orang sakit, Anda bisa menyelamatkan banyak nyawa," imbau Tedros dalam konferensi pers terbaru di Jenewa, Swiss.

Sejauh ini, lebih dari 83 ribu orang terinfeksi virus corona di sedikitnya 54 negara/wilayah. Jumlah korban meninggal akibat virus ini mencapai 2.858 orang secara global.



Sumber : Detik.com
Komentar

Berita Terkini