|
Follow Us :

Waduh! Korban Perbuatan Cabul Ayah Tiri Bejat,Ternyata Sudah Hamil 6 Bulan

Kali Dibaca



Waduh! Korban Perbuatan Cabul  Ayah Tiri Bejat,Ternyata Sudah Hamil 6 Bulan
Tersangka Lasron Sihombing(45),Saat di periksa di Mapolres Dairi.(foto.;boby.sdk)
Mediaapakabar.com-CSN (15) Korban kelakuan bejat Bapak tirinya ternyata sudah hamil 6 bulan.Kejadian ini terjadi  di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Saat diperiksa polisi korban mengaku dipaksa melayani nafsu ayah tirinya LS (45).Ini bukan  pertama sekali namun sejak korban duduk di kelas I SMP. Perbuatan itu dilakukan berulang kali di dalam rumah ketika ibunya sedang berjualan.

Pengakuan korban kepada Polisi,ia terpaksa melayani permintaan bapak tirinya waktu itu,karena diancam tidak akan diantar jemput  kesekolah yang jaraknya lebih kurang 7 km.


Kapolres Dairi AKBP Leonardo Davit Simatupang.SIK,melalui KBO Reskrim Polres Dairi IPTU HP.Purba didampingi Kanit UPPA Brigadir Betri Susi Elpiana Kepada wartawan Rabu(26/2/2020),menjelaskanpPerbuatan keji yang dilakukan Tersangka terhadap anak tirinya tersebut kerap dilakukan disaat istrinya sedang tidak berada dirumah atau sedang berjualan.


Pengakuan Korban CNS(15), pernah juga bapak tirinya melakukan hubungan suami istri dengan korban pada malam hari disaat ibunya sedang tidur. Pelaku ada beberapa kali Secara diam diam datang kekamar CNS(15), dan membangunkannya ,serta mengajak berhubungan badan.


Selain itu,Kepada Polisi Korban juga mengaku,sewaktu dia duduk di kelas III SD, bapak tirinya tersebut sering melamunkan perbuatan cabul terhadap dirinya,namun hal itu tidak di ceritakan kepada ibu kandungnya karena selalu diancam.


"Dari hasil pemeriksaan medis,kondisi Korban saat tengah hamil 6 bulan,"Ucap Kanit UPPA Brigadir Betri.


Dijelaskan HP Purba,saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan di Ruang UPPA Sat Reskrim Polres Dairi.


Kepada Pelaku  Akan di Jerat dengan Pasal 81 ayat (1) dan (3) jo Pasal 76D dari undang undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturanPemerintah Pengganti Undang undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan undang undang no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.


Sementara,ibu korban WPM(40),saat di temui wartawan mengaku bahwa selama jni ianya tidak pernah merasa curiga terhadap kelakuan suaminya dan anaknya."Setahu saya suami saya itu baik,saya tidak menyangka sama sekali sekeji itu perbuatanya kepada anak kandung saya",ucap ibu korban.


Ditambahkan WPM,Selama ini anaknya tersebut selalu diantar jemput oleh suami Keduanya itu Kesekolah dengan mengendarai sepeda motor yang di modif semacam Becak dikarenakan kodisi fisik suaminya cacad sejak lahir di bagian kaki.


"Kalau saya sedang berjualan cendol acara pesta,suami saya yang menjaga anak anak dirumah,"ucap WPM.


WPM juga bercerita,kalau ianya menikah dengan pelaku pada tahun 2012.Suami Pertamanya bermarga Purba meninggal dunia akibat sakit kangker.Hasil Pernikahan ,mereka di karuniai 3 orang anak,yaitu 2 Perempuan dan 1 laki laki.


Disinggung Masalah yang sedang dialaminya,WPM hanya pasrah dan meminta agar suaminya kedua itu mempertanggung jawabkan perbuatannya.(bob)



Komentar

Berita Terkini