|

Tim Gabungan BPBD Asahan dan BNPP Kota Tanjung Balai, Temukan 1 Orang Korban Hanyut di Sungai Silau

Kali Dibaca

Mediaapakabar.com-Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan upaya pencarian terhadap 2 (dua) orang korban hilang hanyut di aliran Sungai Silau dusun X Desa Sei Kopas Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar melalui siaran persnya,Selasa malam (11/2/2020).

"Ya,sampai hari ini memasuki hari ke tiga pencarian korban hilang hanyut di titik lokasi aliran sungai Silau Kecamatan Bandar Pasir Mandoge  yang hilang sejak hari Minggu (9/2) terus dilakukan oleh tim BPBD Asahan dibantu oleh tim BASARNAS (BNPP) dari Kota Tanjung Balai" kata Rahmat.

Rahmat menjelaskan korban hanyut yang hilang tersebut antara lain Efendi Rambe (16) tahun, laki-laki warga dusun X Desa Sei Kopas Kecamatan BP.Mandoge. Kemudian korban hilang lainnya Nazar Aulia Putra, usia15 tahun, laki-laki, warga Dusun X Desa Sei Kopas Kec. B.P.Mandoge terangnya.

Masih dikatakan Rahmat,korban hilang hanyut atas nama Nazar Aulia Putra berhasil ditemukan oleh tim BPBD Asahan pada hari ke dua pencarian dalam kondisi keadaan sudah meninggal dunia. 

Sedangkan temannya Efendi Rambe hingga hari ini memasuki hari ketiga pencarian belum juga berhasil ditemukan oleh tim operasi pencarian korban hilang dari BPBD Asahan.

Kadis Kominfo menjelaskan ditemukannya korban hanyut bernama Nazar Aulia Putra dengan kondisi sudah meninggal dunia, yang tersangkut diantara kayu serta bebatuan dipinggiran sungai pada radius lebih kurang 1 Km dari titik awal korban dilaporkan jatuh.

Korban Nazar yang berhasil ditemukan oleh tim pencarian gabungan langsung dilakukan evakusi dan saat ini jenazah korban telah diserahkan oleh tim pencari kepada pihak keluarga korban  bertempat di puskesmas BP.Mandoge.

Sementara untuk korban hilang lainnya Efendi Rambe yang belum ditemukan akan terus dilakukan pencarian oleh tim gabungan BPBD Asahan pada Rabu esok (12/2).

Sulitnya kondisi medan aliran sungai Silau yang terjal serta arus yang deras sangat  menyulitkan proses pencarian dan evakuasi korban yang di lakukan oleh tim gabungan BPBD Asahan dan BNPP Kota Tanjung Balai,sebut Rahmat (Depram)
Komentar

Berita Terkini