|
Follow Us :

Gawat! Proyek Pengembangan Jaringan Perpipaan Senilai Rp 576 Juta di Desa Lae Luhung Ta 2019 Terkesan Asal Jadi

Kali Dibaca



1.Plank Proyek
Mediaapakabar.com- Proyek Pengembangan Jaringan Perpipaan SPAM PAMSIMAS di Desa Lae Luhung Kecamatan Siempat Nempu Hilir Kabupaten Dairi TA 2019 Senilai Rp 576 juta Sumber Dana DAK, dan  dikerjakan Oleh CV.PARSAORAN ,terkesan asal jadi.

Pantauan wartawan saat melakukan investigasi ke Lokasi ,Rabu (27/2/2020) menemukan adanya kejangalan -kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan Pemasangan pipa di sekitar halaman rumah penduduk.

Salah satu bukti kejanggalan tersebut yaitu adanya indikasi pemasangan pipa yang bukan standart SNI.Sebagian pipa paralon yang digunakan merupakan pipa murahan yang gampang pecah serta ukurannya berbeda-beda, tidak sesuai dengan apa yang telah di tentukan  di RAB kontrak.

Disamping itu, sejak selesainya pekerjaan Proyek tersebut Bulan Desember 2019 lalu hingga saat ini pemasangan pipa itu sama Sekali tidak berfungsi.Sebagai mana di katakan salah seorang warga bermarga Lumban Gaol kepada Wartawan.

"Dari mulai pekerjaan ini selesai di kerjakan bulan Desember lalu, kami belum pernah menikmati air dirumah kami masing masing,Apalah gunanya pipa itu di pasang sampai depan rumah kami,kalau airnya pun tidak jalan sama sekali,"ucap Gaol.

Pipa Tidak Standart SNIsebelum dipasang
Ditambahkan Gaol,Proyek pemasangan pipa ini sepertinya asal-asalan di kerjakan oleh pihak rekanan.Dimana pipa yg ditanam berbeda- beda jenisnya.Ada yang warna putih pakai tulisan SNI dan ada yang warna abu abu tanpa tulisan SNI, padahal kalau di lihat di papan Proyek Anggaran Pemasangan Pipa ini mencapai 500 juta rupiah lebih.

"Janganlah karena kampung kami ini jauh dari Pusat kota mereka asal- asalan mengerjakan anggaran pemerintah senilai ratusan juta yang diperuntukkan buat kesejahtraan rakyat desa ini pak,"tambah Gaol.

Pada kesempatan yang sama ,seorang ibu yang mengaku Br Pakpakhan juga mengeluhkan Proyek perpipaan yg tidak berpungsi di Desa mereka tersebut. .Ucapan yang sama juga terlontar dari si ibu, kalau pipa yg di pasang ke halaman rumah mereka hanya tergantung sia- sia di dinding rumput halaman depan rumah.


Pipa Usai terpasang di depan rumah warga tergantung begitu saja tanpa di aliri air.foto.boby
"Mereka memasang Pipa itu sampai depan rumah pakai meteran pak,Tapi pekerjanya pernah bilang sama kami, kalau mau di sambung pipanya kerumah Kami harus bayar uang sama pekerja itu .Tapi buat apa kami bayar kalau airnya sama sekali tidak jalan pak,"ungkap br Sitinjak sedikit kesal.

Untuk itu,warga Desa mengharapkan Pemerintah Kabupaten Dairi agar dapat Meninjau Lokasi pekerjaan proyek yang berada di Desa Lae Luhung Dusun Logan Kecamatan Siempat Nempu Hilir tersebut."Bagai Mana Dairi Bisa Unggul Kalau Para Pemborongnya bekerja Amburadul," kesal warga.(bob)


Komentar

Berita Terkini