|
Follow Us :

Bupati Taput Inginkan Keterlibatan Seluruh Elemen Masyarakat Dalam Pendirian UNTARA

Kali Dibaca
Bupati Taput Inginkan Keterlibatan Seluruh Elemen Masyarakat Dalam Pendirian UNTARA
Bupati Taput Drs. Nikson Nababan.M.Si saat memberikan pemaparan pada Fokus Discussion Grup (FGD) pendirian Universitas Negeri di Tapanuli Raya bersama tim ahli kajian Drs. Muba Manihuruk, M.Si dan Drs. Junjungan Simanjuntak,M.Si serta President Inadata Consulting California USA Prof. Elwin Tobing, P.hd. (Darwin Manalu)
Mediaapakabar.com-Bupati Taput Drs.Nikson Nababan, M.Si menginginkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat di kawasan Tapanuli Raya dalam mendukung pendirian Universitas Negeri yang diberi nama Universitas Tapanuli Raya (UNTARA).

Alasan Nikson Nababan melibatkan seluruh stakeholder baik itu dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh kepemudaan, dosen, organisasi kemahasiswaan dan pemangku kepentingan di Tapanuli Raya untuk menyatukan  persepsi akan keinginan berdirinya Universitas Negeri kepada Presiden RI Joko Widodo.

Persiapan menuju pendirian UNTARA sudah semakin matang dengan sering melakukan diskusi bersama pemangku kepentingan. Dari segi lokasi dan kesiapan sarana dan prasarana pendukung sudah mapan.

Tepatnya, 10 Juli 2016 kita sudah mengajukan pendirian Universitas Negeri ini ke Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Kemudian saya dipanggil Kemenristek Dikti lagi untuk mengubah status Intititus Agama Kristen Negeri (IAKN) menjadi cikal bakal Universitas Negeri di Tapanuli Raya.

Selain itu, dukungan pendirian Universitas Negeri sudah kita terima melalui kerjasama dengan kabupaten/kota sekawasan Danau Toba (Tobasa, Humbahas dan Samosir) maupun dari daerah yang berada diluar lingkup Tapanuli Raya.

" Tapteng - Sibolga sudah menandatangani nota kesepakatan pendirian Universitas Negeri tersebut," ucap Bupati Taput Drs. Nikson Nababan dalam pemaparannya pada  acara Fokus Discussion  Group (FGD) pendirian Universitas Negeri di Tapanuli Raya,  Senin malam (03/02/2020) bertempat di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Tarutung. 

Dihadapan tim ahli kajian Universitas Negeri Drs. Muba Manihuruk, M.Si dan Drs. Junjungan Simanjuntak, M.Si, bupati juga menjelaskan, bahwa setelah berdirinya Universitas Negeri itu akan mendongkrak sektor perekonomian di Tapanuli Raya.

" Uang triliunan rupiah untuk biaya kuliah akan berputar di Tapanuli Raya. Sektor ekonomi lainnya, seperti, parawisata, perdagangan, properti dan jasa angkutan umum akan berkembang. Perusahaan - perusahaan lainnya juga akan semakin maju," jelas Nikson Nababan.

Dalam filosofi hidup orang Batak " Anakhonhi Do Hamoraon Di Au". Artinya, semiskin-miskinnya orang Batak, pasti mampu menyekolahkan satu orang anaknya hingga ke perguruan tinggi.

Itulah satu gambaran mengapa kita menginginkan berdirinya universitas negeri di daerah Tapanuli ini.

"  Lebih cepat lebih baik. Ini merupakan mimpi kita bersama. Kita tidak boleh berangan-angan lagi, harus ada aksi," pinta politisi partai PDI. Perjuangan itu.

Saya juga tertarik dengan ide dan pikiran Dewan Pendidikan Taput yang datang berdiskusi. Dewan Pendidikan Taput akan mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk menghimpun dukungan pembentukan Universitas Negeri Di Tapanuli.

Harapan saya juga, Stakeholder lainnya yang ada di Taput untuk berpartisipasi memberikan ide dan saran dalam FGD tentang pendirian Universitas Negeri di Tapanuli Raya.
" Dukungan seperti itulah yang nanti kita tuangkan dalam satu proposal untuk kita berikan kepada Pak Presiden," kata Nikson.

Saya juga sarankan kepada tim ahli kajian pendirian Universitas Negeri agar memasukkan seluruh nama Stakeholders se Tapanuli Raya ke dalam buku yang menjadi proposal kita nantinya.

Selanjutnya, kita akan mempersiapkan kajian-kajian lanjutan bersama DPRD untuk langsung bertemu dengan Presiden Jokowi.

Saat ini bersama kita narasumber Prof. Elwin Tobing, P.hd yang khusus datang dari California Amerika Serikat. 

Elwin Tobing merupakan President Inadata Consulting California USA yang nantinya akan ikut memberikan buah pikiran untuk mewujudkan UNTARA.

Dari sisi positifnya, UNTARA akan mencontek Stanford universitas di Amerika. Dan contoh itulah nantinya yang akan kita berikan kepada Pak Jokowi.

Prof. Elwin Tobing P.hd dalam pada kesempatan itu sangat mendukung pendirian Universitas Negeri di Tapanuli Raya.

Bila saya bandingkan lanjut Elwin, negara bagian California yang jumlah penduduknya 40 juta memilik kurang lebih 177 universitas negeri plus universitas/ perguruan swasta.
Sumatera Utara yang mempunyai penduduk 15 juta hanya memilik 3 perguruan tinggi negeri saja.

California bisa kita contoh, California bisa tumbuh dan berkembang dari sektor pendidikan dan industri.

" Jadi, sudah sangat layak Tapanuli Raya memiliki universitas negeri," rincinya.
Yang penting kita mau mendirikan universitas itu, cukup tiga Program Studi (Prodi) saja dulu, jangan banyak-banyak Prodi nya. Karena untuk mendirikan satu universitas itu sangat tinggi budgetnya. 

Hadir juga dalam FDG pendirian universitas negeri di Tapanuli Raya itu, Sekdakab Taput Indra Simaremare, anggota DPRD Taput Ombun Simanjuntak, Rudi Nababan besrta OPD Taput. (Win)
Komentar

Berita Terkini