|

Ngeri! Minum Tuak di Desa Durian Sei Balai, Warga Desa Gajah Tewas Tertimpa Pohon Sawit

Kali Dibaca



Korban saat tertimpa pohon sawit. Insert: Kondisi korban setelah batang sawit berhasil digeser. (ist/metro24jam.com)


Mediaapakabar.com-Sejumlah pelanggan yang berada di warung tuak milik Pahala Sitorus di Dusun II, Desa Durian, Kecamatan Sei Balai, Batubara, langsung berhamburan keluar begitu mendengar suara derak pohon tumbang, Sabtu (25/1/2020) sore kemarin.


Setelah pohon tumbang, beberapa warga kemudian menemukan seorang pelanggan yang belakangan diketahui bernama Lamroy Tambunan ternyata telah tertimpa pohon sawit tersebut. Para pelanggan yang berada di sana kemudian meminta bantuan warga untuk menggeser pohon tumbang itu, namun tak berhasil.

Selanjutnya, warga menghubungi personel Polsek Labuhan Ruku untuk meminta bantuan. Namun, ketika batang pohon berhasil digeser, pria berusia 35 tahun itu sudah tak bergerak lagi alias meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun Metro24jam.com, Minggu (26/1/2020), peristiwa itu terjadi sekira pukul 18.00 Wib.

Menurut warga setempat, awalnya Lamroy minum tuak ditemani seorang pelayan di bagian depan warung milik Pahala Sitorus tersebut. “Sebelum kejadian itu, masih ku lihat korban sama perempuan pelayan warung. Tapi, habis itu gak pala ku perhatikan lagi. Tiba-tiba sore itu pas pohon sawit di belakang warung tumbang, korban udah ketimpa aja,” sebut UD, seorang warga yang minta namanya diinisialkan, kepada Metro24jam.com, Minggu (26/1/2020) siang.

Dijelaskan UD, pakter (warung) tuak yang berlokasi di dekat pinggiran Sungai Seluar itu memang mempekerjakan beberapa pelayan wanita. “Mungkin mau buang air kecil dia ke belakang itu,” katanya lagi.

Peristiwa itu pun sontak membuat heboh warga Dusun II, ratusan warga yang mengetahui kejadian itu berdatangan ke lokasi untuk sekedar melihat. “Ramai kali warga yang lihat kejadiannya. Macam pasar malam lah. Sampai didatangkanlah tukang sinso (chainsaw) baru korban bisa dievakuasi. Soalnya korban terhimpit pohon sawit yang tumbang,” beber UD.

Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Labuhan Ruku Ipda J Sitinjak, membenarkan adanya peristiwa itu. “Sekira pukul 18.00 Wib tersebut, korban sedang berada di warung milik Pahala Sitorus, Kemudian korban pergi ke samping warung tersebut dan duduk-duduk dekat pohon kelapa sawit yang berada di samping warung. Tiba-tiba pohon kelapa sawit tersebut tumbang dan langsung menimpa tubuh korban,” beber Sitinjak dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/1/2020) siang.

Warga yang kebetulan berada di dalam warung langsung bergegas keluar menyelamatkan diri. Pada saat bersamaan warga melihat tubuh korban tertimpa batang pohon kelapa sawit tersebut. “Selanjutnya, warga berusaha menolong korban, namun karena batang pohon kelapa sawit tersebut cukup besar, lalu warga sekitar berdatangan dan memberikan pertolongan dengan memotong batang pohon kelapa sawit tersebut,” katanya.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian kemudian mengajak warga untuk membantu memotong batang pohon kelapa tumbang tersebut. “Sekitar 1 jam, batang pohon kelapa sawit berhasil diangkat dan digeser, korban kemudian dibawa ke klinik terdekat, namun tidak tertolong lagi (meninggal dunia),” jelasnya.

Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga di Dusun VIII, Desa Gajah, Kecamatan, Meranti, Asahan. “Pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas kejadian tersebut dengan membuat pernyataan,” pungkasnya.



Sumber : Metro24jam.com
Komentar

Berita Terkini