|

Dua Bulan Tak Terima Rastra ,Warga Bukit Maraja Persoalkan PKH

Kali Dibaca


Mediaapakabar.com-Entah apa yang menjadi penyebabnya lima orang Ibu rumah tangga warga Nagori Bukit Maraja Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun sudah dua bulan terakhir ini tidak mendapat rastra yang mereka terima dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Hal ini disampaikan W (60) warga Bukit Maraja kepada awak media saat  disambangi di kediamannya, Senin (20/01/20) sekira pukul 09.30 WIB.

Kepada awak media W (60) menyampaikan sudah dua bulan berjalan ini tidak mendapat beras yang selama ini mereka dapat dari Program Keluarga Harapan (PKH), ada lima keluarga yang tidak mendapatkan hingga dua bulan berjalan ini.

"Ada lima keluarga mas yang tidak dapat , saya, Leginah, Anjani, Suwarni, dan supi," jelasnya.
Saat ditanya lebih lanjut berapa dan apa saja yang biasa mereka dapatkan, W menjawab hanya sekarung beras seberat 10 kilogram dan telur satu papan.

"Beras satu goni sepuluh kilo sama telur sepapan mas, ya lumayanlah cukup buat makan seminggu kami berdua,"jelas W didampingi Suaminya.

Sementara sebelumnya Pangulu Nagori Bukit Maraja Sugirin saat dikonfirmasi awak media terkait ada warganya yang tidak mendapatkan rastra dengan nada sombong malah balik bertanya.

Izin pak pangulu. Boleh tau daftar PKH Nagori Bukit Maraja.? Informasi yang didapat, ada beberapa keluarga miskin yang dihentikan PKHnya. Pak,? Gimana tanggapannya pak?

"Siapa yang menghentikan, Siapa bilang ,"jawabnya balik bertanya

"Lah ,apa untungnya orang yang dapat PKH saya berhentikan bang,"jawabnya lagi.

Saat awak media bertanya lebih lanjut Apa betul info yang di dengar, untuk perimbangan berita karena dari awal awak media bertanya malah Sugirin balik bertanya.

"Nah soalnya saya tidak merasa menghentikan orang PKH Abang ku,"jawabnya
Saat ditanya Dari daftar PKH nya apakah seluruhnya tepat sasaran.
"tanya saja sama pendamping PKH nya,"jawabnya lagi.
(Bambang)

Komentar

Berita Terkini