|
Follow Us :

Datangi Polres Taput, Warga Pansinaran Pertanyakan Pelaku Pengrusakan Cabe

Kali Dibaca




teks Foto: Keluarga Kamin Hutagalung bersama warga Dusun Pansinaran Desa Situmeang Habinsaran Kecamatan Sipoholon saat mendatangi Mapolres Taput untuk menjumpai Kapolres Taput AKBP Horas Silaen. (Darwin Manalu)
Mediaapakabar.com-Puluhan warga Dusun Pansinaran Desa Situmeang Habinsaran Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mendatangi Mapolres Taput untuk mempertanyakan pelaku pengrusakan cabe milik Arnold Hutagalung (38) yang dibabat habis pada hari Jumat, 15 Nopember 2019 yang lalu.

Merasa tidak ada lanjutan pengungkapan  kasus pengursakan cabe itu, Arnold Hutagalung yang didampingi orang tuanya Kamin Hutagalung (68) bersama warga akhirnya mendatangi Mapolres Taput ingin duduk bersama serta berdiskusi dengan Kapolres Taput AKBP Horas Silaen.

" Kedatangan kami ke kantor Polres Taput ingin menanyakan langsung kepada bapak Kapolres pelaku pengrusakan cabe itu. Kami ingin  dengar langsung dari pak Kapolres, apa jawabannya," ujar Kamin Hutagalung kepada mediaapakabar.com, Kamis (16/02/2020) di kantor Polres Taput.

Kedua lanjut Kamin, kami ingin pertanyakan tentang lahan cabe yang dirusak, saat ini sudah dikelola. Apa itu bisa..???.

" Itu saja yang ingin kami pertanyakan kepada pak Kapolres Taput," tegas Kamin Hutagalung.

Menurutnya, ada baiknya, pihak kepolisian membuat police line diatas tanah yang masih bermasalah.

Tapi sangat disayangkan, keinginan mereka untuk bertemu dengan Kapolres Taput tidak kesampaian.Padahal  mereka sudah lama menunggu di polres bersama warga lainnya.

" Kami tidak akan putus asa, kami akan datang lagi besok kesini. Kami menginginkan jawaban langsung dari pak Kapolres Taput," tegas Kamin bersama anaknya Arnold Hutagalung.

Dia menambahkan, mereka hanya butuh penjelasan secara hukum dari Kapolres Taput. “Biar kami mengerti, tidak bertanya-tanya lagi,” ujarnya,

Pantauan media ini, warga yang mendatangi Mapolres Taput itu merupakan warga yang keberatan atas pengrusakan lahan tanaman cabe.

Mereka yang datang terdiri dari pemuda, keluarga korban pengrusakan serta mama- mama dari Dusun Pansinaran.

Sementara itu, Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen ketika dikonfirmasi mediaapakabar.com mengatakan akan mengecek kasus tersebut. “Saya cek secara detail dulu sama pak kasat,” singkatnya. (Win)
Komentar

Berita Terkini