|

10 Tahun Menjabat Kadis PUPR, Ir.Anggiat Rajagukguk : Bekerja Dengan Tulus Adalah Ibadah Serta Loyal Pada Pimpinan

Kali Dibaca
Kadis PUPR Taput Ir. Anggiat Rajagukguk.MM (Darwin Manalu)

Mediaapakabar.com-Sepuluh tahun menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kabupaten Tapanuli Utara, Ir. Anggiat Rajagukguk dalam motto kerjanya selalu berpedoman  bahwa " Bekerja Dengan Tulus Adalah Ibadah".

Tahun 2010 lah awal karier Ir. Anggiat Rajagukguk menjadi leader pada Dinas PUK (sekarang PUPR) yang pada saat itu dipercayakan bupati Torang Lumbantobing.
Sebelumnya Ir. Anggiat Rajagukguk, MM pernah menjadi Kepala Seksi (Kasie) di Bappeda Taput (1999-2001).

Tahun 2003 menjadi pelaksana tugas Kasubdis Pengairan pada Dinas PUK sebelum dilantik menduduki jabatan Kasie di PUK tahun 2002 hingga 2004.

Setahun kemudian (2005) dipercayakan menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan di PUK.

Dua tahun kemudian (2007) kembali Torang Lumbantobing memberikan jabatan baru sebagai Kabid Jalan pada Dinas PUK.

Pada tahun 2008-2010 menjadi Kabid Pengendalian Program pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara.

Dua tahun menjabat Kabid Pengendalian Program, pada tahun 2010 dilantik menjadi Kadis PUK Taput hingga masa pensiun tahun 2020.

Selama sepuluh tahun menjabat sebagai Kadis PUK (PUPR), Ir. Anggiat Rajagukguk akan pensiun di usia ke 60 pada bulan April 2020.

Pergantian masa periode bupati Taput tahun 2014 berakhir. Drs. Nikson Nababan dilantik menjadi bupati periode 2014-2019.

Dimasa kepemimpinan Drs. Nikson Nababan diperiode pertama kepemimpinannya, Ir. Anggiat Rajagukguk masih dipertahankan menjadi Kadis PUPR hingga periode pertamanya berakhir.

Setelah menang pada Pilkada 2018, Drs. Nikson Nababan - Sarlandy Hutabarat, SH kembali memimpin Tapanuli Utara untuk periode 2019-2024.

Kembali Drs. Nikson Nababan mempercayakan Ir. Anggiat Rajagukguk menjadi Kadis PUPR Taput hingga masa pensiun April 2020.

" Sungguh luar biasa kepercayaan pimpinan kepada saya, hingga menjelang masa pensiun masih Kadis PUPR Taput," ujar Ir. Anggiat Rajagukguk. MM kepada mediaapakabar.com, Jumat (31/01/2020) saat bincang-bincang dikantornya.

Kata Anggiat, dalam pikirannya sejak mulai pegawai, dirinya tidak pernah minta-minta jabatan.

“Saya tetap melakukan yang terbaik, dan pimpinanlah yang menugaskan saya dan saya tetap loyal kepada pimpinan.Dalam benak saya, harus bekerja dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan jabatan. Bekerja dengan tulus merupakan ibadah bagi saya selama diberikan kepercayaan sebagai Kadis PUPR Taput," jelas Anggiat jebolan teknis sipil Universitas Dharma Agung tahun 1987 itu.

Begitu juga kepada staf nya , Anggiat  tidak pernah merasa dirinya sebagai seorang kadis. Anggiat selalu menganggap, bahwa dirinya dengan staf  satu perasaan dan sepenanggungan.

" Ketika saya perlu mereka, saya yang menjumpai mereka. Begitu juga sebaliknya, ketika mereka membutuhkan saya, mereka yang harus menjumpai saya," imbuhnya.

Artinya, tanggung jawab dan beban staf  merupakan beban dan tanggung jawabnya juga.
Baginya, tidak ada anak emas dan anak tiri di kantor, semua sama.

" Semua harus terlibat dan saling memiliki rasa kebersamaan. Saling bahu membahu bila ada masalah. Harus saling berembuk dan jangan saliing membiarkan," tegasnya.


Pria yang meniti karier PNS di Pemkab Dairi itu (1995-1998) itu juga mengatakan, kian dekatnya dengan bawahan, pendapatan nya mereka juga tau.(Win)
Komentar

Berita Terkini