MediaApaKabar.com
  • Home
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Nasional
  • Daerah
  • Kesehatan
  • Hukum
  • TNI
  • Polri
  • Politik
  • Ekonomi
  • Bisnis
  • Korupsi
  • Sport
  • Teknologi
  • Seleb
  • Opini
  • Video
  • Pemko Medan
  • Pemprovsu
  • Indeks
«Home» «Politik»

Ternak Babi di Medan Bakal Dikonversi Jadi Ternak Lele

Media Apakabar.com
Senin, 02 Desember 2019 - 18:06
kali dibaca

Mediaapakabar.com-Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kota Medan mempersiapkan program konversi bagi masyarakat Kota Medan yang memelihara ternak babi di rumahnya. Ternak babi milik masyarakat dititipkan ke PD Rumah Potong Hewan (RPH) untuk proses penggemukan sebelum dijual ke pasar.

“Jadi, masyarakat yang di rumahnya memelihara babi diganti menjadi ternak ikan lele. Program tersebut diakomodir melalui kegiatan KOTAKU (Kotaku Tanpa Kumuh) yang mulai berjalan 2020,” ujar Anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan, Dedi Aksyari Nasution, usia rapat pembahasan evaluasi anggaran triwulan III 2019 bersama Diskanla, Rabu (4/12/2019).

Areal rumah warga yang menjadi lokasi ternak babi dialihfungsikan menjadi kolam ikan.

“Nantinya Diskanla yang menyiapkan bibit ikannya,” imbuhnya.

Diakuinya, adanya ternak babi di pemukiman membuat daerah tersebut menjadi kumuh. “Ini juga untuk antisipasi penyebaran virus hog cholera,” jelasnya. (*Sugandhi Siagian)

Ternak Babi di Medan Bakal Dikonversi Jadi Ternak Lele

Medan - Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kota Medan mempersiapkan program konversi bagi masyarakat Kota Medan yang memelihara ternak babi di rumahnya. Ternak babi milik masyarakat dititipkan ke PD Rumah Potong Hewan (RPH) untuk proses penggemukan sebelum dijual ke pasar.

“Jadi, masyarakat yang di rumahnya memelihara babi diganti menjadi ternak ikan lele. Program tersebut diakomodir melalui kegiatan KOTAKU (Kotaku Tanpa Kumuh) yang mulai berjalan 2020,” ujar Anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan, Dedi Aksyari Nasution, usia rapat pembahasan evaluasi anggaran triwulan III 2019 bersama Diskanla, Rabu (4/12/2019).

Areal rumah warga yang menjadi lokasi ternak babi dialihfungsikan menjadi kolam ikan.

“Nantinya Diskanla yang menyiapkan bibit ikannya,” imbuhnya.

Diakuinya, adanya ternak babi di pemukiman membuat daerah tersebut menjadi kumuh. “Ini juga untuk antisipasi penyebaran virus hog cholera,” jelasnya. (*Sugandhi Siagian)
Area lampiran
BalasTeruskan

BACA JUGA:

Share:
Tag Terkait: #Politik
Komentar

Berita Terkini

Trending

  • Komisi III DPR-RI : Penetapan Status Tersangka Karena 'Menggigit' Tak Masuk Akal
  • KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1
  • Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region
  • KALOG Express Distribusikan 820 Ribu Barang Sepanjang Kuartal I 2026
  • KAI Logistik Perluas Portofolio Layanan Bisnis melalui Angkutan CPO di Sumatera Utara
  • MIND ID Perkuat Keunggulan Kompetitif Industri, Melalui Ekosistem Industri EV Battery di Karawang
  • Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia
  • Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara
  • Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR
  • Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat
 
  • Susunan Redaksi
  • Pemasangan Iklan
  • Pedoman Media Siber

  • ©2017-2024 MediaApaKabar.com.
    Hak Cipta dilindungi undang-undang.