|

Perlukah Anak Dibuatkan Akun Media Sosial?

Kali Dibaca

 

Mediaapakabar.com-Seperti yang diketahui, Instagram merupakan salah satu media sosial yang banyak digunakan saat ini. Hal inilah yang membuat banyak orang menggunakan atau memanfaatkan Instagram untuk menjadi populer dan dikenal sebagai selebriti Instagram (selebgram).

Di era digital seperti saat ini, siapapun bisa terkenal atau menjadi selebgram tanpa mengenal usia. Tidak hanya orang dewasa, anak pun bisa menjadi selebgram. Meski begitu, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Teman Bumil selama sepekan dan diikuti oleh 400 responden, 84,4 persen orang tua tidak merasa perlu membuatkan akun media sosial untuk anak.

Selain itu, 80,7 persen orang tua juga tidak ingin anaknya menjadi selebgram. Adapun beberapa alasan orang tua yang tidak ingin anaknya menjadi selebgram di antaranya takut mengganggu tumbuh kembang dan privasi anak, khawatir terjadinya kejahatan pada anak, hingga tidak ingin memaksa atau mengeksploitasi anak.

Menanggapi hal tersebut, Psikolog Denrich Suryadi, pada dasarnya anak tidak memahami konsekuensi mengenai dunia media sosial, terlebih pada usia dini. “Anak mungkin awalnya memiliki kegemaran untuk tampil, punya rasa percaya diri sehingga berani untuk tampil,” ungkap Denrich dalam keterangan pers.

Denrich menambahkan, membagikan aktivitas anak atau hal-hal lain seputar anak di media sosial sebenarnya sah-sah saja, namun yang perlu diperhatikan ada juga dampak negatif publisitas yang bisa berisiko pada anak nantinya. “Anak yang masih berusia dini (0-10 tahun) tidak seharusnya memiliki akun media sosial sendiri karena anak belum memahami konsekuensinya,” jelasnya.

Sehingga, menurut Denrich, seluruh risiko tersebut sepenuhnya harus ditanggung orang tua yang mengelola akun media sosial anak. “Kembali lagi, dampaknya dapat berimbas pada anak, apalagi jika anak nantinya tidak ingin profilnya sebenarnya disebarluaskan di media sosial,” tambahnya.

Sumber: Investor Daily

Komentar

Berita Terkini