|

Ngeri! Tengahi Cekcok Soal Tanah, Pangulu Nagori Sigodang Barat Dibacok Warganya

Kali Dibaca


Jon Edi Riston Saragih dirawat di RS Rondahaim Pematang Raya, Simalungun. (ist/metro24jam.com)
Mediaapakabar.com-Pangulu Nagori Sigodang Barat, Kecamatan Panei, Simalungun, Jon Edi Riston Saragih (42), dibacok seorang warganya sendiri di salah satu kedai kopi di Dusun Sigodang, Selasa (17/12/2019) sekira pukul 22.30 Wib.


Kasubbag Humas Polres Simalungun, Iptu Lukman Sembiring mengatakan, peristiwa itu berawal dari pertikaian soal surat tanah milik Maruli Simarmata (52) dengan warga lainnya bernama Turi Sinaga. “Selasa (17/12/2019) sekira pukul 22.30 Wib, korban singgah dikedai kopi, Evi Br Sihaloho di Dusun Sigodang, Nagori Sigodang Barat. Saat di kedai tersebut, terjadi pertengkaran mulut antara Maruli Simarmata dengan Turi Sinaga,” katanya.

Dalam pertengkaran kedua warga tersebut, Maruli Simarmata kemudian mengaitkan persoalan mereka dengan Pangulu Saragih. “Jadi, pangulu mengatakan, ‘Janganlah sangkut pautkan dengan pangulu lalu’,” ungkap Lukman sembari mengulangi ucapan Pangulu Jon Saragih saat itu.

Namun, diduga karena sudah diselubungi amarah, Maruli Simarmata kemudian menjawab ketus, “Kau pun nggak bisa mengurus masyarakat mu, soal jalan dengan tanah Turi Sinaga!” Namun, Pangulu Jon Saragih meminta agar persoalan tersebut tidak diributkan di kedai kopi. “Kalau soal itu, jangan sekarang kalian bicarakan, besoklah kalian datang ke saya, sekalian bawa surat tanah kalian,” sebut Pangulu Jon Saragih kepada Maruli sembari meminta agar pria itu pulang.

Namun, ucapan Pangulu Jon ternyata membuat Maruli semakin emosi. “Kau tunggulah di situ!” sergah Maruli Simarmata kepada Pangulu Jon sembari pergi ke arah rumahnya. “Tak berapa lama, tersangka Maruli Simarmata kembali dengan memakai selimut. Tiba di dekat korban, tersangka mencabut parang dari dalam selimutnya dan langsung membacokannya berkali-kali ke arah pangulu,” beber Lukman.

 Akibatnya, Pangulu Jon mengalami luka cukup parah di bagian lengan dan punggung kiri dekat pangkal lengan kiri. Selain itu, Pangulu Jon juga mengalami luka gores pada lengan kiri dekat bahu, perut sebelah kiri dan telapak tangan kiri. Alhasil, Pangulu Jon pun terkapar bersimbah darah di warung tersebut.

Melihat itu, Maruli langsung melarikan diri. Sementara itu, warga setempat segera melarikan Pangulu Jon ke Rumah Sakit Rondahim Pematang Raya untuk mendapatkan perawatan serta menghubungi pihak kepolisian. Selanjutnya, Pangulu Jon Saragih membuat pengaduan resmi ke Polsek Panei sesuai Laporan Polisi nomor: LP/21 /XII/2019/Simal Panei, Rabu (18/12/2019) sekira pukul 11.15 Wib.

Polisi kemudian melakukan olah TKP dan polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain, sepotong jaket warnah merah maron, baju lengan pendek berlumuran darah yang dipakai Pangulu Jon, pecahan gelas minuman. “Saat ini, korban sudah divisum. Kita sudah memeriksa saksi-saksi, sedangkan tersangka masih dicari keberadaannya,” pungkas Lukman.

Sumber : Metro24jam.com
Komentar

Berita Terkini