|

Elly Sugigi Potong Gigi, Amankah Menurut Medis?

Kali Dibaca



Elly Sugigi Punya Penampilan Baru (Foto: Muhammad Akrom Sukarya/Kapanlagi.com)


Mediaapakabar.com-Menyebut nama Elly Sugigi tak pernah lepas dari berita heboh. Kini, ia muncul dengan penampilan baru setelah mengaku giginya dipotong dan dibuat lebih rapi. Terkait hal ini, amankah potong gigi dari sisi medis?

Di dunia hiburan, selain beritanya yang kontroversial, Elly Sugigi juga dikenal karena bentuk giginya yang ikonik. Kedua hal ini tak bisa dipisahkan. Positifnya saat itu Elly tetap percaya diri dan tak menjadikan fisiknya sebagai momok. Apalagi keunikan yang ia miliki membuat namanya melambung di jagat industri hiburan tanah air.
Akan tetapi, melansir dari Liputan6.com, kini ia punya penampilan baru setelah memutuskan melakukan perbaikan bentuk gigi. Tidak terlalu ekstrem memang, ia mengaku memotong giginya.
"Bukan tidak bersyukur dari Allah, tapi dengan hinaan netizen yang suka ngatain, makanya aku mempercantik diri. Tidak apa-apa, kan tidak dosa. Aku potong sedikit, tuh cakep kan?” kata Elly Sugigi dalam sebuah video yang diunggahnya di Instagram Stories miliknya seperti dikutip dari Liputan6.com.
Bentuk giginya, terutama yang bagian atas memang menjadi lebih rapi dibanding sebelumnya. Dari segi ukuran, lebih pendek dari sebelumnya dan terlihat menjadi lebih rapat.

Bagaimana Menurut Pandangan Medis?

Potong gigi disebutkan oleh Elly Sugigi sebenarnya bukan hal yang cukup terkenal di kalangan kesehatan gigi. Biasanya, Anda pasti mengenal cabut, tambal, dan kikir gigi. 
Menurut drg. Wiena Manggala Putri dari KlikDokter, apa yang dimaksud Elly Sugigi potong gigi mungkin adalah kikir gigi. Menurutnya, jika dilakukan oleh dokter gigi yang profesional, itu sangat aman. Karena dokter gigi, punya alat yang aman dan terlatih untuk melakukan itu.
Jadi berbahaya kalau Anda melakukan kikir gigi yang bukan pada ahlinya. Itu bisa membuat gigi menjadi keropos dan membuat saraf-saraf di gigi jadi bermasalah.
"Kalau bukan sama ahlinya, itu berbahaya. Karena gigi kita itu kan ada lapisan, nah lapisan luar yang disebut email itu fungsinya untuk melindungi gigi. Kalau dikikis atau dipotong yang terjadi lapisan setelahnya, yaitu lapisan dentin jadi mudah sensitif, terus karena nggak ada lapisan pelindungnya, gigi jadi mudah keropos," ujar drg. Wiena.
"Apalagi kalau mengikis giginya kebanyakan dan kena bagian pulpa gigi. Itu bisa jadi infeksi karena bagian pulpa di gigi isinya pembuluh darah, dan saraf-saraf tertentu," sambungnya.
Namun, menurut prediksi drg. Wiena, bahwa Elly melakukan crown gigi. Jika sudah melakukan jenis treatment ini, gigi memang harus dikikis. Menurut drg. Wiena, treatment crown gigi justru salah satu perawatan yang aman. Ini karena setelah dikikis gigi seperti diberi pelapis lagi supaya gigi terlindungi.
"Nah, memang agak rancu dengan pernyataan Elly Sugigi, dia itu kalau saya lihat bikin mahkota gigi atau crown gigi makanya jadi rapi. Kalau untuk bikin mahkota seperti itu, ya otomatis gigi harus dikikis," ungkap drg. Wiena.
Kalau benar dia pakai treatment mahkota gigi, itu termasuk aman karena setelah dikikis kan gigi istilahnya disarungin, jadi giginya terlindungi lagi," tegas drg. Wiena.
Sampai saat ini belum ada keterangan jelas soal perawatan gigi sesuai dengan dunia medis yang dipilih oleh Elly Sugigi. Sebab potong gigi tak dikenal dalam dunia medis, melainkan kikir atau kikis gigi. Sebenarnya, kalau kikir gigi dilakukan oleh dokter, justru tidak masalah sama sekali.

Sumber : Klikdokter.com

Komentar

Berita Terkini