|

Tragis! Proses Penguburan Lamrisi Situmeang Tanpa Sakramen, Keluarga Minta Hula-Hula Gantikan Pendeta

Kali Dibaca


Tragis! Proses Penguburan Lamrisi Situmeang Tanpa Sakramen, Keluarga Minta Hula-Hula Gantikan Pendeta
Keluarga almarhumah ibu Lamrisi Situmeang (81) saat mau memberangkatkan ibundanya tanpa pendeta. (Darwin Manalu)


Mediaapakabar.com-Sungguh tragis, saat isak tangis keluarga Lamrisi Boru Situmeang (81) Op. Lambas harus menerima kenyataan pahit saat acara detik detik terakhir penguburan orang tuanya yang tidak dihadiri pendeta dan pengurus gereja HKBP Resorr Simanungkalit.

"Sama sekali tidak ada hamba Tuhan dari HKBP Simanungkalit yang berani datang. Padahal,  kami jemaat HKBP, ibu kami ini juga jemaat HKBP Simanungkalit.

Tuhan Yesus apa salah kami, ampunilah mereka ya Tuhan,"ujar salah seorang anak Almrhumah Lamrisi Br.Situmeang.

Tanpa sakramen, tanpa pendeta, akhirnya hula- hula melalui doa melaksanakan penguburan.

Pengamatan mediaapakabar.com, aparat kepolisian dan TNI terus berjaga-jaga untuk mengantisipasi bentrok.Pada kesempatan itu, pendeta Sogok Simanjuntak mengatakan, tidak lama lagi pihak pengadilan akan mengeksekusi lahan ini. Keluarga sudah minta tolong  kepada HKBP. Kenyataannya, tidak ada satu orangpun yang berani datang.

Sepertinya, para pendeta dan pengurus gereja HKBP Simanungkalit dilarang datang karena permasalahan sengketa tanah.

Mirisnya, pendeta Resor HKBP Simanungkalit  yang seharusnya menutup acara melalui kebaktian, malah digantikan hula-hula.

Kemudian hula-hula (tulang) marga Situmeang menyarankan kepada seluruh keluarga supaya mengiklaskan semuanya kepada Tuhan.

" Jangan satu orangpun yang menangis. Biar saya tutup dengan doa. Biar kita berangkatkan mama ini ketempat peristirahatan sementara," katanya, Selasa (12/11) dirumah duka tepatnya di Desa Simanungkalit Kecamatan Sipoholon.

Pantauan mediaapakabar.com dilokasi penguburan, oknum pendeta HKBP masih melarang keluarga untuk melakukan penguburan.

Dengan nada lembut, keluarga almarhumah mengatakan, tolonglah, jangan larang kami mengubur orang tua kami. " Tidak ada sengketa, kami hanya mau mengubur ibu kami," katanya.

Ditempat penguburan, jenazah almarhumah tidak langsung dikubur, karena penggalian liang  kubur belum selesai.Akhirnya, keluarga menggali kembali kuburan hingga pukul 18.00 Wib.

Isak tangis haru dan derita membanjiri acara penguburan almarhumah Oppung Lambas Boru Situmeang. Penguburan berlangsung hingga pukul 19.00 Wib.(Win)

Editor : Armen
Komentar

Berita Terkini