|

Mantap! Madina akan punya kantor Imigrasi

Kali Dibaca

Mediaapakabar.com-Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak lama lagi  akan memiliki kantor Unit Pelayanan Paspor (ULP).

Hal itu terungkap dalam rapat kordinas Pemkab Madina dengan Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumhan Provonsi Sumatera Utara beserta Kantor Imigrasi Sibolga di ruang kerja Sekretaris Daerah, Kamis (7/11) komplek perkantoran Paya Loting Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan.

Dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah, Gozali Pulungan ini turut juga dihadiri Asisten 1, Alamulhaq, Asisten III Sahnan Batubara dan Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara Zahrain, Novi, Hasan Basri, dan Asrul.

Kantor ULP ini direncanakan untuk sementara bertempat di eks kantor Pertanian Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara. Program ini direncanakan akan berjalan pada  tahun 2020.

"Kesimpulan rapat tadi, pihak imigrasi menghitung rincian anggaran yang diperlukan, baik untuk ULP maupun untuk sistem mobile. Kalau memungkinkan, kita membuat secara paralel, ULP jalan tahun 2020, dan sistem mobile dimulai Desember 2019," kata Sekda Gozali Pulungan kepada ANTARA, Kamis (7/111).

Sementara itu, Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution kepada wartawan menjelaskan, kantor pelayanan imigrasi ini sangat dibutuhkan masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri, khususnya bagi calon jamaah haji yang jumlahnya mencapa 1,5 kloter (500an orang) setiap tahunnya.

Dahlan menerangkan, selama ini masyarakat Madina terkendala dengan pengurusan paspor bila hendak bepergian keluar negeri yang mana masyarakat harus menghabiskan waktu tempuh belasan jam ke kota Sibolga.

"Kantor ULP ini sangat dibutuhkan masyarakat kita, karena selama ini mengurus paspor harus ke Sibolga, bisa dibayangkan perjalanan mengurus paspor saja menghabiskan belasan jam dari Madina. Bila program ini berjalan, masyarakat kita yang akan bepergian ke luar negeri, apalagi calon jamaah haji kita akan tertolong," sebut Bupati.

Ia menjelaskan, mengingat kantor imigrasi ini sangat dibutuhkan masyarakat dirinya meminta kepada Kanwil Divisi Imigrasi Sumut agar mewujudkan hal ini dengan segera.

"Saya sudah meminta tolong kepada Kanwil Divisi Imigrasi Sumut agar program ini bisa berjalan secepatnya, kalau bisa bulan Desember ini harus terlaksana, dengan demikian tahun 2020 masyarakat sudah bisa dilayani. apalagi pembangunan Bandara Bukit Malintang juga tidak lama lagi akan dimulai ," ungkapnya.

(Antara)
Komentar

Berita Terkini