|

Kecewa pada Keluarga, Amir Sam gantung Diri di Halte Bis di Binjai

Kali Dibaca
Ilustrasi
Mediaapakabar.com-Amir Sam (57) warga Jalan Keramat Sawah Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, DKI Jakarta ditemukan gantung diri di halte bis KM 8 Jalan Soekarno Hatta Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Selasa (5/10) dini hari.

Dia diduga bunuh diri karena kecewa pada keluarganya.Jasad pria itu ditemukan di halte bus Km 18 Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Tunggorono, Binjai Timur, sekitar pukul 03.30 Wib. "Posisinya leher tergantung di tengah halte dengan tali tambang warna biru," kata Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting dilansir merdeka.com.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad Amir pertama kali terlihat pengguna jalan yang kemudian memberitahukan kepada dua sekuriti RS Lasteria yang tak jauh dari lokasi. Mereka kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Binjai Timur.

Selain identitasnya, polisi juga mendapati selembar kertas berisi tulisan panjang dengan judul 'Catatan untuk Polisi'. Dalam catatan yang ditulis tangan dengan tinta merah itu, tertera rasa kecewa pada keluarga yang ada di Medan. Dia bahkan memanggil kakaknya dengan sebutan Hajjah Jahanam.

Dalam surat itu, korban merasa pihak keluarga menjegal usahanya. Dia juga kecewa dengan sikap keluarganya, yang selama ini dia bantu, malah menjauhinya.

Setelah melakukan olah TKP, polisi mengevakuasi jasad Amir ke RSUD Djoelham untuk proses lebih lanjut. Siswanto mengatakan dugaan sementara Amir murni bunuh diri, karena pada tubuhnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Kemungkinan dia tak kuat menahan masalah dengan keluarga atau saudara-saudaranya, sehingga bunuh diri," ucap Siswanto.

Begitupun, petugas masih mendalami kejadian itu. "Semua akan kita dalami, apakah dia murni bunuh diri atau sengaja digantung. Semua didalami. Kami masih menunggu informasi dari pihak keluarga," katanya.

(ar)
Komentar

Berita Terkini