|
Follow Us :

Usai Kantor Wali Kota,KPK Geledah Ruangan Dinas PU Medan

Kali Dibaca

Mediaapakabar.com-Usai melakukan penggeledahan di kantor Walikota Medan hingga pukul 22.00 Wib , Jumat (18/10) dan membawa 5 koper berkas.

KPK  kembali mendatangi kantor dinas PU Medan yang terletak di jalan Pinang Baris untuk melakukan penggeledahan, Sabtu(19/10) pagi.

Pantauan  wartawan dilapangan, terlihat  4 mobil anggota KPK terparkir di kantor dinas PU Medan.

Dan beberapa aparat kepolisian berjaga- jaga  di depan pintu masuk dengan senjata laras panjang.

"Sekitar jam 9.30 Wib anggota KPK telah sampai di kantor ini dan langsung melakukan penggeledahan", ujar salah seorang polisi saat dikonfirmasi hal kedatangan KPK sambil melarang wartawan untuk masuk mengambil foto.

Mereka adalah TDE (Tengku Dzulmi Eldin) Walikota Medan 2014-2015 dan 2016-2021, SFI (Syamsul Fitri Siregar) Kepala Sub Bagian Protokoler Kota Medan, IAN (Isa Ansyari) Kepala Dinas PUPR Kota Medan, APP (Aidiel Putra Pratama) Ajudan Walikota Medan, dan SSO (Sultan Solahudin) Ajudan Walikota Medan.

Sementara itu di kantor PU sendiri terlihat kabid drainase, Rispan Hutasuhut, kabid jalan dan jembatan,   Muchyar,  kabid alat berat , Deddi, sekretaris  Ramlan dan beberapa staf lainnya berkumpul di salah satu ruangan.

Diberitakan sebelumnya, saat OTT di Kota Medan, KPK menangkap 7 orang, diantaranya termasuk Walikota hingga pihak swasta. Namun, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyatakan hanya ada 5 orang yang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK.

Pada kasus ini, Isa Ansyari selaku Kadis PUPR Kota Medan diduga menyuap Walikota Medan Teuku Dzulmi Eldin sebesar Rp 330 juta. Uang haram itu disinyalir berkaitan dengan jabatan Isa Ansyari yang diangkat sebagai Kadis PUPR Medan oleh Dzulmi Eldin.

Selain itu, Isa juga memberikan uang Rp 250 juta, dimana Rp 200 juta ditransfer dan sisanya secara tunai melalui Kepala Sub Bagian Protokoler Kota Medan Syamsul Fitri Siregar. Uang itu diperuntukkan membayar kelebihan dana nonbudget dari perjalanan dinas Dzulmi ke Jepang pada Juli lalu lantaran mengajak keluarga ke Jepang.

(Dn)

Komentar

Berita Terkini