|
Follow Us :

Amankan Pelantikan Presiden, TNI Kerahkan Radar Pertahanan Udara

Kali Dibaca
Pasukan Gegana Mabes Polri melakukan simulasi pengamanan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (19/10/2019).Foto: Antara/Sigid Kurniawan


Mediaapakabar.com-Amankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan radar pertahanan udara.

"Personel yang terlibat lebih kurang 500 personel, terdiri dari penerbang, teknisi, radar, pengatur lalu lintas udara, paskhas, polisi militer, intelijen, logistik dan kesehatan," jelas Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsma TNI Fajar Adriyanto, saat dikonfirmasi, (20/10) dilansir Antara.

Ia mengatakan, TNI AU mengerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki. Alutsista-alutsista itu, yakni pesawat tempur F16 Fighting Falcon, pesawat intai Boeing B737, pesawat terbang tanpa awak (PTTA), pesawat VVIP/VIP, pesawat angkut C130 Hercules dan CN295, helikopter VVIP/VIP dan SAR, radar pertahanan udara, serta rudal anti serangan udara.

Menurut Fajar, Satgas Pengamanan TNI AU bertugas mengamankan wilayah udara nasional, khususnya wilayah udara Ibu Kota. Selain itu, mereka juga akan mengamankan penerbangan dan pesawat khusus yang digunakan tamu-tamu negara, mengamankan perimeter bandara baik di HLP maupun CGK, dan bersiaga melakukan penyelamatan via udara dalam keadaan darurat.

"Kasau beserta pejabat TNI AU memantau situasi wilayah udara nasional di Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional (Popunas) di Markas Kohanudnas, Halim Perdanakusuma Jakarta," tuturnya.

(Antr/ar)
Komentar

Berita Terkini