|
Follow Us :

2 Resedivis Pembobol Toko HP Ditangkap Polda Sumut

Kali Dibaca
2 Resedivis Pembobol Toko HP Ditangkap Polda Sumut
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian didampingi Kasubdit Jatanras AKBP Maringan Simanjuntak saat konferensi Pers
Mediaapakabar.com-Dor!, dua pencuri kambuhan berinisial AN (21) dan MDA (19) terpaksa  dilumpuhkan polisi.

Kedua residivis ini diamankan bersama seorang rekannya berinisial MN (30). Sedangkan dua orang lainnya berinisial I dan A masih buron.

Dari ketiga tersangka, diamankan barang bukti 13 unit HP merk samsung hasil curian. 5 HP yang digunakan para tersangka untuk berkomunikasi,  1 unit sepeda Motor Matic  dan 1 sepeda motor Yamaha BK 4799 AIA.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian didampingi Kasubdit Jatanras AKBP Maringan Simanjuntak mengatakan, ketiga tersangka ditangkap usai melakukan pencurian 61 unit HP  di  Toko Union Smart Phone Store, Jalan Gagak Hitam/Ring Road Medan pada Selasa (22/10) lalu.

“Sebelumnya tersangka AN menemui MDA untuk mencuri di ruko Toko Union Smart Phone Store. Rabu (23/10) sekira pukul 02.30 WIB, kawanan pencuri ini kemudian beraksi dengan memanjat plank merk toko, lalu naik ke lantai II melalui  jendela kaca  yang tidak terkunci,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (30/10) di Mapolda Sumut.

Setelah masuk ke lantai II, keduanya menuju lantai I dan menuju kasir untuk mengambil kunci lemari. Setelah membuka lemari keduanya mengambil 61 HP Samsung dan langsung kabur.

“Tersangka AN dan I membawa hasil curiannya dan sempat menginap di  Hotel selayang Pandang Medan,” ujarnya.

Korban yang mengetahui tokonya dibobol, kemudian membuat laporan dan petugas Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut langsung melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka AN, MDA dan MN dari tempat persembunyiannya.

Sementara tersangka I dan AN yang berperan sebagai kurir penjual 41 7unit HP hasil curian tersebut. masih dalam pencarian alias DPO.

 “Atas perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan (Curat), dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tandasnya

(rochi).

Komentar

Berita Terkini