![]() |
| Doc.apkabar |
Hal itu diungkapkan Leonardo kepada wartawan saat diwawancarai disela-sela mengikuti pelatihan tenun oleh Dekranasda Taput bagi warga Binaan Rutan Tarutung, Rabu (26/9/2019).
"Saya menyesal dan kecewa. BT dan BP selaku yang menyuruh saya untuk mengambil surat suara dari kotak suara di kantor Camat Siborongborong malam itu usai Pilkada, hingga membuat saya dipenjara, tidak pernah datang untuk melihat keadaan saya di penjara ini," cerita Leo kepada wartawan.
Awalnya sore setelah pelaksanaan Pilkada Taput, ia dijemput oleh BT dari rumahnya untuk berkumpul di kantor pemenangan Calon Bupati yang didukung BT di Siborongborong. Selanjutnya mereka dibawa ke kantor Camat Siborongborong.
Di lokasi BP pun memberinya perintah agar mengambil surat suara yang berada di kotak suara TPS yang telah disimpan di kantor camat tersebut.
"Surat suara itu kemudian saya serahkan kepada mereka. Lalu saya dikasih uang Rp.2 juta untuk melarikan diri. Sebelumnya saya tidak terlintas di pikiran akan seperti ini. Hingga akhirnya saya ditangkap dan ditahan disini," ungkapnya.
Disaat yang menyuruhnya tidak peduli, kata Leo, ia merasakan perhatian dan motivasi yang diberikan Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Ny Satika Nikson Nababan boru Simamora dengan memberikan pelatihan tenun bagi tahanan Rutan Tarutung dan termasuk dia menjadi salah satu pesertanya.
Terakhir, ia pun menyarankan agar apa yang dialaminya jangan sampai terjadi kepada orang lain. "Karena sebelumnya saya juga tidak tahu apa yang salah di Pilkada Taput. Saya hanya mendengar dengar dari mereka yang mengajak saya itu," ucapnya.
Untuk diketahui, Leonardo Napitupulu mengambil surat suara dari kotak suara yang dibawa ke kantor Camat Siborongborong, sore usai pelaksanaan Pilkada pada 27 Juni, 2018, lalu. Saat itu para demonstran tidak puas atas hasil quick count Pilkada Taput. Hingga kemudian ketidakpuasaan itu berlanjut gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Namun gugatan paslon JTP- Frends dan paslon TOMAN tidak dapat diterima hakim dan menetapkan pasangan Nikson Nababan- Sarlandy Hutabarat sebagai pemenang Pilkada Taput 2018. (Win)
