Kecamatan Medan Tuntungan Dibohongi RS Adam Malik, Ini Bantahan RS Adam Malik....

Anonim
Senin, 02 September 2019 - 18:37
kali dibaca
Ist
Mediaapakabar.com- Direksi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik tampaknya mulai membohongi pihak Kecamatan Medan Tuntungan terkait pengerjaan renovasi salah satu ruangan yang sebelumnya telah dihentikan.

Namun faktanya berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, Senin (2/9), plang IMB dan plang proyek belum terpasang. Bahkan pekerja tampak beraktivitas di balkon lokasi bangunan yang telah dikerjakan 90 persen itu.

Tanggal 26 Agustus 2019 lalu, pekerja tidak bekerja dan besi tidak terpasang di lokasi pengerjaan. Namun pada tanggal 2 September 2019, tampak lima buah besi dan sejumlah bambu telah terpasang untuk menyangga triplek yang berada di atas bangunan.

Menganggapi hal tersebut, Kasubag Humas RSUP H Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak MIKom membantah pekerja melakukan aktivitas di lokasi tersebut.

"Setelah saya cek tidak ada tukang melakukan pengerjaan di lokasi bangunan. Bisa saja instruksi dari perusahaannya mereka harus tetap ada di lokasi," jelasnya.

Rosa menegaskan Direktur Utama RSUP H Adam Malik Bambang Prabowo sudah memutuskan bangunan sementara waktu dihentikan menunggu resi IMB dikeluarkan.

"Kalau cuma naik turun ke bangunan untuk mengecek yang telah dikerjakan bisa saja. Yang pasti seminggu ini aku lewat situ tidak ada pengerjaan," tegasnya.

Sebelumnya, Camat Medan Tuntungan Topan Ginting SSTP MSP mengatakan pekerjaan itu sudah dihentikan pihak rumah sakit sembari mengurus IMB.

"Pekerjaannya sudah dihentikan mereka. Silahkan wartawan cek ke lokasi masih kerja atau tidak. Kalau mereka masih bekerja biar kita turun ke lokasi," ketus Topan, Senin (2/9/2019).

Saat wartawan menyampaikan bahwa pekerja masih beraktivitas di lokasi, Topan Ginting bersama Kasi Trantib Kecamatan Medan Tuntungan Hendra Arjudanto SSIP MSi mendadak rapat di Kantor Wali Kota Medan.

"Saya dan pak camat dipanggil mendadak ke kantor pak wali untuk rapat. Memang kemarin keputusan rumah sakit menghentikan sementara waktu hingga IMB selesai diurus. Namun demikian, kita tindaklanjuti laporan aktivitas itu selesai rapat di sini ya bang," ungkap Hendra via seluler.(ogi bukit)
Share:
Komentar

Berita Terkini